Category: Fokus MotoGp

  • Veda Ega Pratama: Sensasi Baru dari Indonesia yang Menggebrak Kancah Balap MotoGP

    Veda Ega Pratama: Sensasi Baru dari Indonesia yang Menggebrak Kancah Balap MotoGP

    Veda Ega Pratama, nama yang kini menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar balap MotoGP. Ia berhasil melampaui legenda-legenda seperti Rossi dan Marquez, dan ini menjadi bukti bahwa bakat dan dedikasi dapat mengantarkan seseorang ke puncak kesuksesan.

    Awal Mula Karir Veda Ega Pratama

    Karir Veda Ega Pratama di dunia balap tidak dimulai dari nol. Ia memiliki latar belakang yang kuat dan telah menunjukkan kemampuan luar biasa sejak usia dini. Dengan dukungan keluarga dan tim, Veda terus memperbaiki diri dan mencapai prestasi yang luar biasa.

    Perjalanan Veda Ega Pratama tidaklah mudah. Ia harus menghadapi tantangan dan kesulitan, tetapi dengan tekad yang kuat dan kerja keras, ia dapat mengatasi semua itu. Kini, Veda menjadi inspirasi bagi banyak orang, terutama bagi mereka yang ingin mengejar impian di dunia balap.

    Prestasi Veda Ega Pratama

    Prestasi Veda Ega Pratama sangatlah mengesankan. Ia telah memenangkan beberapa kejuaraan dan telah menunjukkan kemampuan yang luar biasa di setiap balapan. Veda juga telah mendapatkan pengakuan dari komunitas balap internasional, dan ini menjadi bukti bahwa ia memiliki potensi untuk menjadi juara dunia.

    Veda Ega Pratama juga dikenal karena gaya balapnya yang agresif dan strategis. Ia dapat membaca situasi balapan dengan sangat baik dan membuat keputusan yang tepat di saat yang tepat. Ini membuatnya menjadi lawan yang sangat tangguh di setiap balapan.

    Dampak Veda Ega Pratama terhadap Balap di Indonesia

    Veda Ega Pratama telah membawa dampak yang sangat besar terhadap balap di Indonesia. Ia telah menginspirasi banyak orang muda untuk mengejar impian di dunia balap dan telah membantu meningkatkan popularitas balap di Indonesia.

    Veda juga telah membantu meningkatkan kesadaran akan pentingnya olahraga balap di Indonesia. Ia telah menunjukkan bahwa dengan dedikasi dan kerja keras, seseorang dapat mencapai kesuksesan di dunia balap.

    Untuk mendukung Veda Ega Pratama dan para pembalap lainnya, Anda memerlukan peralatan yang tepat. Salah satu peralatan yang sangat penting adalah sarung tangan.

    [AFFILIATE name=”Sarung Tangan Kulit Bikers Roadrace Sunmori Kulit Domba” price=”Rp 225.000.” url=”https://s.shopee.co.id/4LGHCVfdjR?share_channel_code=1″ image=”https://down-id.img.susercontent.com/file/id-11134207-7r98p-lzya1mw69zha37.webp” platform=”Shopee”]

    Sarung tangan ini dapat membantu melindungi tangan Anda dari cedera dan memberikan kenyamanan saat berkendara.

    Dengan demikian, Veda Ega Pratama telah membuktikan bahwa ia adalah salah satu pembalap terbaik di dunia. Ia telah menginspirasi banyak orang dan telah membantu meningkatkan popularitas balap di Indonesia. Mari kita dukung Veda Ega Pratama dan para pembalap lainnya untuk terus mencapai kesuksesan di dunia balap.

  • Veda Ega Pratama Membuat Sejarah di Moto3 Italia 2026

    Veda Ega Pratama Membuat Sejarah di Moto3 Italia 2026

    Veda Ega Pratama, pebalap muda Indonesia, telah membuat sejarah di ajang Moto3 Italia 2026 dengan meraih posisi ke-9 di sesi practice.

    Ini merupakan prestasi yang luar biasa bagi Veda Ega, karena ia berhasil mengalahkan banyak pebalap senior dan berpengalaman.

    Perjalanan Veda Ega di Moto3 Italia 2026

    Veda Ega telah menunjukkan kemampuan dan ketekunan yang luar biasa sejak awal musim.

    Ia telah berlatih dengan giat dan tekun, serta mendapatkan dukungan penuh dari tim dan sponsor.

    Veda Ega juga telah menunjukkan kemampuan untuk beradaptasi dengan cepat di lintasan yang berbeda-beda.

    Prestasi Veda Ega di Sesi Practice

    Di sesi practice Moto3 Italia 2026, Veda Ega berhasil meraih posisi ke-9 dengan catatan waktu yang sangat baik.

    Ia berhasil mengalahkan banyak pebalap senior dan berpengalaman, termasuk beberapa pebalap yang telah memenangkan kejuaraan sebelumnya.

    Prestasi ini menunjukkan bahwa Veda Ega memiliki potensi yang sangat besar untuk menjadi pebalap kelas dunia.

    Dukungan dari Tim dan Sponsor

    Veda Ega telah mendapatkan dukungan penuh dari tim dan sponsor.

    Mereka telah menyediakan fasilitas dan sumber daya yang sangat baik untuk Veda Ega, sehingga ia dapat fokus pada latihan dan persiapan.

    Dukungan ini juga telah membantu Veda Ega untuk meningkatkan kemampuan dan kepercayaan diri.

    Masa Depan Veda Ega di MotoGP

    Dengan prestasi yang luar biasa di Moto3 Italia 2026, Veda Ega memiliki peluang yang sangat besar untuk maju ke kelas MotoGP.

    Ia telah menunjukkan kemampuan dan potensi yang sangat besar, serta memiliki dukungan yang sangat baik dari tim dan sponsor.

    Hal ini membuat Veda Ega menjadi salah satu pebalap muda yang paling menjanjikan di dunia MotoGP.

    [AFFILIATE name=”Sarung Tangan Kulit Bikers Roadrace Sunmori Kulit Domba” price=”Rp 225.000.” url=”https://s.shopee.co.id/4LGHCVfdjR?share_channel_code=1″ image=”https://down-id.img.susercontent.com/file/id-11134207-7r98p-lzya1mw69zha37.webp” platform=”Shopee”]

  • Veda Ega Pratama Membuat Sejarah di Moto3 Italia 2026

    Veda Ega Pratama Membuat Sejarah di Moto3 Italia 2026

    Veda Ega Pratama berhasil meraih posisi ke-9 di sesi practice Moto3 Italia 2026, memastikan diri lolos ke Q2. Ini merupakan prestasi yang membanggakan bagi pebalap muda Indonesia.

    Prestasi Veda Ega

    Dengan hasil ini, Veda Ega Pratama membuktikan kemampuan dan dedikasinya di dunia balap motor. Ia terus mengejar impian dan memperjuangkan posisi terbaik di setiap sesi.

    Untuk mendukung Veda Ega dalam petualangannya di dunia balap, Anda bisa memilih perlengkapan berkualitas.

    [AFFILIATE name=”Sarung Tangan Kulit Bikers Roadrace Sunmori Kulit Domba” price=”Rp 225.000.” url=”https://s.shopee.co.id/4LGHCVfdjR?share_channel_code=1″ image=”https://down-id.img.susercontent.com/file/id-11134207-7r98p-lzya1mw69zha37.webp” platform=”Shopee”]

  • Mugello Bergetar! Veda Ega Siap Ukir Sejarah Kedua, Lebih Ganas dari Rossi Muda?

    Mugello Bergetar! Veda Ega Siap Ukir Sejarah Kedua, Lebih Ganas dari Rossi Muda?

    Sirkuit Mugello, Italia, akan kembali menjadi saksi bisu ambisi besar seorang pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama. Jelang Moto3 Italia 2026, euforia seputar Veda semakin memuncak, mengingat kenangan manisnya di lintasan ikonik ini. Dengan bekal rekor apik, ia siap menaklukkan Mugello sekali lagi dan mengincar podium keduanya di ajang balap paling bergengsi.

    Mugello bukanlah trek asing bagi Veda Ega. Pembalap berbakat ini memiliki catatan luar biasa di sirkuit tersebut, pernah mengukir kemenangan sensasional yang mengalahkan talenta-talenta muda Eropa seperti Brian Uriarte dan Hakim Danish. Memori manis ini menjadi suntikan motivasi berharga saat ia bersiap menghadapi persaingan ketat Moto3.

    Masa Depan Balap Dunia: “Golden Ticket” dan Perbandingan Fenomenal

    Publik balap dunia menyoroti Veda Ega bukan tanpa alasan. Ia disebut-sebut memiliki “Golden Ticket” ke Moto3, mengindikasikan bakat luar biasa yang diakui secara global. Bahkan, tak sedikit pengamat yang menyebut start kariernya lebih ganas dan menjanjikan daripada legenda seperti Valentino Rossi atau Marc Marquez di awal kiprah mereka.

    Tekad Kuat di Lintasan Sejarah

    Persaingan di Moto3 Italia 2026 dipastikan akan sangat sengit. Veda Ega akan kembali berhadapan dengan nama-nama besar, termasuk Hakim Danish yang unggul dalam jam terbang. Namun, Veda berbekal rekor juaranya di Mugello, sebuah kepercayaan diri yang tak terbantahkan untuk membalas setiap tantangan.

    Seluruh mata akan tertuju pada Veda Ega Pratama. Akankah ia mampu mengulangi kejayaan masa lalu dan membawa pulang podium kedua yang sangat dinantikan? Hanya waktu yang akan menjawab, namun satu hal pasti: Veda siap mengaum di Mugello!

    Untuk para penggemar balap yang ingin merasakan semangat lintasan, keamanan adalah yang utama. Pastikan kepala Anda terlindungi dengan helm berkualitas tinggi yang memberikan perlindungan maksimal sekaligus tampilan gaya para juara.

    [AFFILIATE name=”Helm Full Face RX7 SNI / Marquez White dengan harga” price=”Rp 285.000.” url=”https://s.shopee.co.id/3g0e7OQx9O?share_channel_code=1″ image=”https://down-id.img.susercontent.com/file/id-11134207-7r98o-llczuglc6bor53@resize_w900_nl.webp” platform=”Shopee”]

  • Sensasi Mugello! Hakim Danish Siap Menggempur, Akankah Veda Ega Mampu Menjaga Asa?

    Sensasi Mugello! Hakim Danish Siap Menggempur, Akankah Veda Ega Mampu Menjaga Asa?

    Sirkuit Mugello, Italia, selalu menjadi panggung bagi drama dan talenta-talenta muda MotoGP. Musim ini, fokus publik SkorAkhir tertuju pada dua nama dari Asia Tenggara di kelas Moto3: Hakim Danish, yang datang dengan kepercayaan diri membara, dan Veda Ega Pratama, yang diprediksi akan menghadapi tantangan berat. Persaingan ketat di lintasan legendaris ini siap menyuguhkan tontonan balap yang mendebarkan.

    Keyakinan Penuh dari Hakim Danish

    Pembalap muda asal Malaysia, Hakim Danish, tiba di Mugello dengan aura optimisme yang kuat. Setelah serangkaian penampilan menjanjikan, Danish terlihat siap untuk menorehkan hasil gemilang di salah satu sirkuit paling menantang di kalender Moto3. Keyakinan diri ini menjadi modal berharga untuk menghadapi tekanan dan kecepatan tinggi khas Mugello.

    Performa Danish yang terus menunjukkan peningkatan patut diperhitungkan. Kesiapan mental dan fisik yang matang menjadi indikasi bahwa ia berambisi besar untuk memperebutkan posisi terdepan. Apakah ini akan menjadi momen puncaknya di musim ini? Kita tunggu saja.

    Tantangan Berat untuk Veda Ega

    Sementara itu, rider kebanggaan Indonesia, Veda Ega Pratama, memiliki pekerjaan rumah yang tidak mudah. Meskipun dikenal dengan gaya balap agresif dan determinasi tinggi, Mugello menuntut adaptasi ekstra dan kehati-hatian. Veda perlu mencari ritme terbaiknya secepat mungkin untuk menghindari jebakan sirkuit ini.

    Dalam kelas Moto3 yang sangat kompetitif, sekecil apapun kesalahan bisa berakibat fatal. Veda harus tetap fokus dan memaksimalkan setiap sesi latihan untuk bisa bersaing dengan pembalap lain. Konsistensi akan menjadi kunci bagi Veda untuk dapat meraih poin penting di Italia.

    Duel Potensial di Lintasan Legendaris

    Mugello dengan lintasan lurus panjangnya dan tikungan cepat yang ikonik adalah ujian sesungguhnya bagi setiap pembalap. Pertarungan antara Hakim Danish yang sedang di atas angin dan Veda Ega yang berjuang untuk bangkit akan menambah bumbu persaingan. Siapa yang akan menunjukkan dominasinya di sirkuit penuh sejarah ini?

    Setiap putaran di Mugello adalah perpaduan kecepatan, strategi, dan keberanian. Para penggemar akan disuguhkan aksi balap yang tak terduga, di mana setiap pembalap memiliki peluang untuk mencetak sejarah. Jangan lewatkan setiap detiknya!

    Untuk Anda para pecinta kecepatan yang ingin merasakan sensasi berkendara dengan perlindungan maksimal layaknya pembalap profesional, pastikan tangan Anda selalu terlindungi dengan sempurna. Kenyamanan dan keamanan adalah kunci untuk performa terbaik di setiap perjalanan. Dapatkan perlindungan terbaik untuk tangan Anda sekarang!

    [AFFILIATE name=”Komine GK220 Glove Promo Touchscreen Racing” price=”Rp 284.999.” url=”https://s.shopee.co.id/8pikGuOcHT?share_channel_code=1″ image=”https://down-id.img.susercontent.com/file/id-11134201-23020-zwvkrnlhf2nv40@resize_w900_nl.webp” platform=”Shopee”]

  • Veda Ega Pratama: Sang Fenomena Muda di Lintasan Balap Dunia

    Veda Ega Pratama: Sang Fenomena Muda di Lintasan Balap Dunia

    SKORAKHIR.COM – Veda Ega Pratama bukan sekadar pembalap; ia adalah simbol transformasi bakat Indonesia yang mampu menembus hegemoni Eropa. Pemuda asal Wonosari, Gunungkidul ini telah menapaki jalan yang sangat panjang sebelum akhirnya berdiri di grid balap Moto3 World Championship 2026 sebagai salah satu rookie paling diperhitungkan di dunia.

    Akar yang Kuat: Warisan dari Sang Ayah

    Darah balap Veda mengalir dari sang ayah, Sudarmono, seorang mantan pembalap nasional legendaris. Veda sudah mengenal lintasan balap bahkan sebelum ia bisa mengendarai motor dengan benar. Sejak usia dini, Sudarmono telah menanamkan disiplin ketat. Perjalanan Veda dimulai dari kejuaraan daerah (Kejurda) menggunakan motor-motor kecil (Minibike), di mana ia menunjukkan keberanian yang tidak dimiliki pembalap lain seusianya.

    Melejit Melalui Program Pembibitan Nasional (AHRT)

    Veda adalah bukti keberhasilan ekosistem pembibitan yang dibangun Astra Honda Racing Team (AHRT). Ia masuk ke dalam program yang sistematis, di mana fisiknya dilatih oleh pelatih atlet profesional dan mentalnya dibentuk melalui simulator balap serta analisis telemetri sejak dini. Veda tidak hanya mengandalkan insting, ia belajar memahami data teknis motor sejak remaja, yang menjadi fondasi kekuatannya saat ini.

    Era Dominasi Asia: IATC 2023 yang Legendaris

    Nama Veda Ega Pratama meledak di kancah internasional saat ia berkompetisi di ajang Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) 2023. Jika balap motor biasanya berakhir dengan selisih sepersekian detik, Veda seringkali memenangkan balapan dengan margin yang jauh di depan. Ia berhasil menjadi juara umum IATC 2023 dengan rekor kemenangan yang sangat impresif, membuktikan bahwa ia telah melampaui level pembalap Asia pada umumnya.

    Kawah Candradimuka: Red Bull MotoGP Rookies Cup

    Langkah besar Veda berlanjut saat ia terpilih masuk dalam ajang bergengsi Red Bull MotoGP Rookies Cup, tempat di mana talenta-talenta terbaik dunia disaring untuk masuk ke ajang MotoGP. Puncak pencapaian Veda di ajang ini terjadi pada musim 2025, di mana ia berhasil mengunci posisi Runner-up (Juara 2) di klasemen akhir.

    Menjadi pembalap Indonesia pertama yang mampu konsisten di papan atas dalam format balapan satu motor (KTM RC 250 R) ini adalah sejarah baru. Ia bertarung dengan talenta-talenta terbaik dari Eropa, Amerika, dan Australia di lintasan ikonik seperti Jerez, Le Mans, hingga Mugello. Pengalaman inilah yang mematangkan insting predatornya dalam melakukan overtake krusial di tikungan terakhir.

    Debut Moto3 2026: Sensasi Podium di Brasil

    Tahun 2026 menjadi titik balik monumental dalam karier Veda. Menjalani debut penuh sebagai rookie di ajang Moto3 World Championship, Veda langsung memberikan kejutan besar bagi publik balap internasional. Puncaknya, ia berhasil mencatatkan prestasi sensasional dengan meraih podium di seri Brasil.

    Keberhasilan Veda naik ke atas podium sebagai pendatang baru di kompetisi yang sangat ketat ini membuktikan bahwa adaptasinya terhadap motor Moto3 berjalan dengan luar biasa cepat. Podium di Brasil ini bukan hanya sekadar bukti skill, tetapi juga menjadi validasi bahwa Veda kini menjadi salah satu rookie paling ditakuti oleh para pembalap veteran di grid Moto3.

    Transisi ke Panggung Eropa dan Masa Depan

    Kini, Veda menghadapi tantangan yang lebih brutal di Eropa. Fokusnya adalah adaptasi total terhadap karakter aspal yang unik dan gaya balap yang agresif. Veda memiliki paket lengkap yang dicari oleh tim balap besar dunia: kemampuan analitis untuk memberikan feedback teknis, mentalitas baja yang bangkit setelah crash, dan ketahanan fisik yang mumpuni.

    Veda Ega Pratama saat ini sedang dalam fase krusial untuk mengasah potensinya. Jika konsistensi ini tetap terjaga, bukan mustahil dalam beberapa tahun ke depan kita akan melihat bendera Merah Putih berkibar di podium tertinggi ajang Moto3 World Championship. Ia bukan sekadar pembalap, ia adalah masa depan Indonesia di MotoGP.

    <p>[AFFILIATE name=”Helm Full Face RX7 SNI / Marquez White dengan harga” price=”Rp 285.000.” url=”https://s.shopee.co.id/3g0e7OQx9O?share_channel_code=1″ image=”https://down-id.img.susercontent.com/file/id-11134207-7r98o-llczuglc6bor53@resize_w900_nl.webp” platform=”Shopee”]</p>

  • Nyaris Podium! Perjuangan Heroik Kiandra Ramadhipa di Race 1 Moto3 Junior Catalunya 2026

    Nyaris Podium! Perjuangan Heroik Kiandra Ramadhipa di Race 1 Moto3 Junior Catalunya 2026

    SKORAKHIR.COM – Race 1 Moto3 Junior World Championship di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Minggu (24/5/2026), menyajikan tontonan kelas dunia yang memacu adrenalin. Dalam kondisi lintasan yang cerah dengan suhu trek mencapai 32°C, pembalap muda Indonesia, Kiandra Ramadhipa, tampil luar biasa meski harus menghadapi duel sengit dalam rombongan besar.

    Jalannya Balapan: Duel 14 Lap yang Brutal

    Start dari posisi ke-3, Ramadhipa sempat mengalami kesulitan di tikungan pertama dan turun ke posisi ke-7. Namun, rider Honda Asia-Dream Junior ini menunjukkan ketenangannya. Memasuki lap ke-2, ia mulai merangkak naik ke posisi 5. Balapan berlangsung sangat ketat di mana 10 pembalap terdepan hanya terpaut jarak total 1 detik, menciptakan barisan panjang yang sangat berisiko.

    Pertarungan terus berfluktuasi. Ramadhipa sempat turun-naik antara posisi ke-5 hingga ke-8 di tengah persaingan dengan Pugliese, Cano, dan Zanni. Momen krusial terjadi pada lap ke-11; Ramadhipa mulai menemukan ritme terbaiknya, naik ke posisi ke-5, dan memanfaatkan insiden crash yang menimpa pole sitter, Fernando Bujosa.

    Puncak drama terjadi pada lap ke-12 hingga 14. Dengan agresif, Ramadhipa berhasil melakukan overtake atas Carlos Cano untuk naik ke posisi ke-4. Pada lap ke-13, ia bahkan menembus posisi 2 besar! Di lap terakhir, Ramadhipa sempat memimpin balapan, namun ketatnya persaingan membuat posisinya sempat terdorong ke posisi 3 dan 5.

    Setelah 14 lap yang melelahkan, Leonardo Zanni keluar sebagai pemenang. Kiandra Ramadhipa akhirnya menyentuh garis finis di posisi ke-5 dengan selisih waktu yang sangat tipis, hanya 0,144 detik dari sang pemenang. Hasil ini menjadi bukti kelas dunia bagi Ramadhipa di debut Moto3 Junior-nya.

    Lap ke-13 pack terdepan Cuma 5 Pebalap dimana Rama ada di P2. Lap terakhir Ramadhipa Memimpin, namun setelah itu sempat turun ke P3 dan P5. Dan setelah 14 Lap, Zanni Tampil Sebagai Pemenang Race 1 Moto3 Junior Catalunya 2026 sementara Kiandra Ramadhipa Yang sempat memimpin awal lap terakhir finish P5 dengan Jarak Hanya 0,144 detik dari Zanni

    Debut Moto3 Junior dan Memori Manis Catalunya

    Bagi Muhammad Kiandra Ramadhipa, balapan ini adalah pembuktian nyata setelah promosi dari kelas European Talent Cup (ETC) musim lalu. Sirkuit Catalunya pun kembali membuktikan diri sebagai lintasan “ramah” bagi Ramadhipa, mengingat di sinilah ia meraih salah satu kemenangan epiknya tahun lalu.

    Ziven Rozul dan Lompatan ke Eropa

    Selain Ramadhipa, perhatian tertuju pada Ziven Rozul Abiy Salim yang memulai debut internasionalnya di kelas Moto4 European Cup bersama tim Leopard Junior. Balapan Moto4 ini sendiri dijadwalkan berlangsung setelah berakhirnya Race 1 Moto3 Junior sebagai bagian dari rangkaian seri pembuka.

    Jadwal Race 2 Moto3 Junior Catalunya 2026

    Jangan lewatkan aksi pamungkas Ramadhipa di Race 2 nanti malam:

    JADWAL (Minggu, 24 Mei 2026):

    • 19.00 WIB: Race 2 – Moto3 Junior (Ramadhipa)

    LINK LIVE STREAMING: Klik di Sini (YouTube FIM Moto Junior)

    <p>[AFFILIATE name=”Helm Full Face RX7 SNI / Marquez White dengan harga” price=”Rp 285.000.” url=”https://s.shopee.co.id/3g0e7OQx9O?share_channel_code=1″ image=”https://down-id.img.susercontent.com/file/id-11134207-7r98o-llczuglc6bor53@resize_w900_nl.webp” platform=”Shopee”]</p>

  • Front Row Ramadhipa & Debut Ziven: Misi Dua Garuda Muda di Moto Junior Catalunya 2026

    Front Row Ramadhipa & Debut Ziven: Misi Dua Garuda Muda di Moto Junior Catalunya 2026

    SKORAKHIR.COM – Akhir pekan ini, Sirkuit Barcelona-Catalunya tidak hanya menjadi saksi deru mesin pembalap Eropa, tetapi juga arena unjuk gigi bagi talenta muda kebanggaan Indonesia. Dua jagoan Tanah Air, Muhammad Kiandra Ramadhipa dan Ziven Rozul Abiy Salim, siap beraksi dan mengibarkan bendera Merah Putih pada seri pembuka Moto Junior 2026, Minggu (24/5/2026).

    Ajang ini menjadi sangat krusial karena menandai langkah besar dalam karier balap internasional keduanya. Ramadhipa akan bertarung di kelas bergengsi Moto3 Junior World Championship, sementara Ziven akan memulai debut Eropanya di kelas Moto4 European Cup.

    Debut Moto3 Junior dan Memori Manis Catalunya

    Bagi Muhammad Kiandra Ramadhipa, balapan akhir pekan ini adalah debut resminya di kelas Moto3 Junior. Rider asal Sleman, Yogyakarta tersebut promosi ke kelas ini setelah tampil beringas di kelas European Talent Cup (ETC) musim lalu, di mana ia sukses menyabet dua kali kemenangan.

    Menariknya, Sirkuit Catalunya menyimpan memori yang sangat manis bagi Ramadhipa. Salah satu kemenangan epik yang ia raih di ajang ETC musim lalu terjadi tepat di lintasan ini. Berbekal kenangan indah dan penguasaan sirkuit yang matang, Ramadhipa langsung tampil impresif sejak sesi kualifikasi.

    Rider andalan Honda Asia-Dream Junior ini sukses mengamankan posisi start dari baris terdepan (Front Row). Ia berhasil keluar sebagai yang tercepat ketiga (P3) dengan catatan waktu lap terbaik potensial di angka 1 menit 48,384 detik. Ramadhipa hanya terpaut sangat tipis, yakni 0,156 detik, dari sang peraih pole position, Fernando Bujosa (AC Racing Team).

    Balapan kali ini diyakini akan berlangsung sengit. Lawan-lawan yang dihadapi Ramadhipa tidak berbeda jauh dari rival-rivalnya di ajang Red Bull Rookies Cup, mengingat kebanyakan dari mereka menjalani musim balap secara simultan. Sementara itu, rekan setim Ramadhipa, Kiattisak Singhapong asal Thailand, akan mengawali balapan dari posisi ke-9.

    Mentalitas Juara: “Lawan Terbesar Adalah Diri Sendiri”

    Sebelum seri Catalunya ini bergulir, Ramadhipa telah menjalani kamp persiapan intensif. Meski di atas kertas ia memiliki modal kuat, pembalap muda ini menolak terbebani oleh ekspektasi.

    “Saya tidak ingin membandingkan diri saya dengan pembalap lain. Tahun ini, lawan terbesar saya adalah diri saya sendiri.”

    Ziven Rozul dan Lompatan ke Eropa

    Selain Ramadhipa, sorotan juga tertuju pada Ziven Rozul Abiy Salim. Akhir pekan ini akan menjadi momen bersejarah baginya karena ia secara resmi memulai debut di kompetisi balap internasional Eropa.

    Setelah musim lalu tampil memukau pada ajang Honda Thailand Cup, Ziven kini siap mengaspal bersama tim bergengsi Leopard Junior di kelas Moto4 European Cup. Adaptasi dengan motor dan sirkuit baru tentu menjadi tantangan utama, namun tekad Ziven untuk menimba pengalaman di kancah Eropa patut mendapat dukungan penuh. Balapan kelas Moto4 ini sendiri akan berlangsung tepat setelah Race 1 Moto3 Junior selesai digelar.

    Jadwal & Link Live Streaming Moto Junior Catalunya 2026

    Ajang Moto3 Junior Catalunya 2026 akan menyajikan format Double Race untuk Ramadhipa, sementara Ziven akan menjalani balapan tunggal di Moto4. Berikut adalah jadwal lengkap dan link streaming untuk menyaksikan aksi dua Garuda Muda kita:

    JADWAL BALAPAN (Minggu, 24 Mei 2026):

    • 15.45 WIB: Live Streaming Dimulai
    • 16.00 WIB: Race 1 – Moto3 Junior (Ramadhipa)
    • Setelah Race 1: Race – Moto4 European Cup (Ziven Rozul)
    • 19.00 WIB: Race 2 – Moto3 Junior (Ramadhipa)

    LINK LIVE STREAMING: Klik di Sini (YouTube FIM Moto Junior)

    Mari kita doakan agar Kiandra Ramadhipa mampu menerjemahkan posisi start sempurnanya menjadi kepingan trofi, dan Ziven Rozul sukses merampungkan debut Eropanya dengan catatan positif!

    HASIL KUALIFIKASI MOTO3 JUNIOR CATALUNYA 2026 (Top 18)

    1. Fernando BUJOSA (AC RACING TEAM) – 1:48.228
    2. Leonardo ZANNI (Momoven Racing) – +0.089
    3. Kiandra RAMADHIPA (Honda Asia-Dream Junior) – +0.156
    4. Guillem PLANQUES (Momoven Racing) – +0.205
    5. Carlos CANO (CFMOTO Aspar Junior Team) – +0.284
    6. Yaroslav KARPUSHIN (CFMOTO Aspar Junior Team) – +0.434
    7. Giulio PUGLIESE (CFMOTO Aspar Junior Team) – +0.527
    8. Kerman TINEZ (Team Monlau Motul) – +0.529
    9. Kiattisak SINGHAPONG (Honda Asia-Dream Junior) – +0.576
    10. Kgopotso MONONYANE (AGR Team) – +0.708
    11. Enzo BELLON (CIP Green Power Junior Team) – +0.758
    12. Leonardo ABRUZZO (Team FPS Laglisse) – +0.768
    13. Travis BORG (Team Monlau Motul) – +0.921
    14. Marianos NIKOLIS (Team Monlau Motul) – +1.055
    15. Ryota OGIWARA (Asia Talent Team) – +1.241
    16. Kristian DANIEL JR (American Talent Team – Gryd Racing) – +1.491
    17. David GONZÁLEZ (AC RACING TEAM) – +1.518
    18. David DA COSTA (JEG Take Off GP) – +3.848

    <p>[AFFILIATE name=”Helm Full Face RX7 SNI / Marquez White dengan harga” price=”Rp 285.000.” url=”https://s.shopee.co.id/3g0e7OQx9O?share_channel_code=1″ image=”https://down-id.img.susercontent.com/file/id-11134207-7r98o-llczuglc6bor53@resize_w900_nl.webp” platform=”Shopee”]</p>

  • Front Row! Kiandra Ramadhipa Menggila di Kualifikasi Moto3 Junior Catalunya 2026

    Front Row! Kiandra Ramadhipa Menggila di Kualifikasi Moto3 Junior Catalunya 2026

    SKORAKHIR.COM – Mengamankan posisi start di barisan depan (Front Row) pada ajang balap sekompetitif Moto3 Junior bukanlah perkara mudah. Butuh kombinasi nyali, setup motor yang presisi, dan kemampuan mencari slipstream (curi angin) yang cerdas. Semua elemen krusial itu berhasil dieksekusi dengan sempurna oleh pembalap muda kebanggaan Indonesia, Kiandra Ramadhipa, di Circuit de Barcelona-Catalunya, Spanyol.

    Pada sesi kualifikasi yang berlangsung hari Sabtu (23/5/2026), rider andalan Honda Asia-Dream Junior ini sukses mengibarkan ancaman serius di bawah bendera Merah Putih. Ramadhipa melesat tajam dan berhasil mengunci posisi start ke-3, menjadikannya salah satu kandidat terkuat untuk menapaki podium pada balapan utama hari Minggu.

    Pertarungan Ketat di Kualifikasi 2 (Q2)

    Sesi Kualifikasi 2 (Q2) berjalan dengan intensitas yang sangat tinggi. Di sirkuit Catalunya yang memiliki trek lurus panjang sepanjang lebih dari 1 kilometer, mencari posisi yang pas untuk melakukan time attack adalah kunci.

    Ramadhipa menunjukkan kematangan taktiknya dengan mencatatkan waktu lap terbaik potensial di angka 1 menit 48,384 detik. Catatan waktu yang impresif ini menempatkannya tepat di barisan terdepan, berdampingan dengan dua rider tercepat lainnya.

    Posisi Pole Position direbut oleh Fernando Bujosa dari AC Racing Team dengan waktu 1 menit 48,228 detik. Sementara itu, Leonardo Zanni dari Momoven Racing mengamankan P2 dengan selisih tipis 0,089 detik dari Bujosa. Jarak antara Ramadhipa di P3 dengan sang pole sitter pun sangat tipis, yakni hanya terpaut 0,156 detik. Gap sekecil ini membuktikan bahwa Ramadhipa memiliki race pace yang sangat kompetitif untuk bertarung di grup terdepan.

    Tren Positif Sejak Sesi Latihan Bebas

    Keberhasilan rider asal Sleman, Yogyakarta ini menembus Front Row bukanlah sebuah kebetulan. Ramadhipa telah menunjukkan taringnya sejak hari pertama latihan bebas (Practice).

    Pada sesi tersebut, ia langsung lolos otomatis ke Q2 dengan menempati posisi ke-10 lewat torehan waktu 1 menit 48,370 detik (berjarak 0,918 detik dari pimpinan sesi, Carlos Cano). Progresivitas Ramadhipa juga terlihat sangat menonjol jika dibandingkan dengan rekan setimnya asal Thailand, Kiattisak Singhapong. Singhapong harus puas mengawali balapan dari P9 setelah mencatatkan waktu 1 menit 48,804 detik, terpaut hampir setengah detik lebih lambat dari Ramadhipa.

    Mentalitas Juara: “Lawan Terbesar Adalah Diri Sendiri”

    Sebelum seri Catalunya ini bergulir, Ramadhipa telah menjalani kamp persiapan intensif. Ambisinya tidak main-main. Ia menargetkan hasil yang lebih baik dibandingkan musim lalu sekaligus menjaga grafik kemajuannya di pentas Eropa.

    Namun, yang paling mengesankan dari pembalap muda ini adalah mindset-nya yang sangat dewasa. Ia menolak terbebani oleh ekspektasi maupun persaingan dengan rider lain.

    “Saya akan mencoba meraih hasil lebih baik dibandingkan tahun lalu. Saya juga ingin terus berkembang, bukan hanya sebagai pembalap tetapi juga sebagai pribadi,” tegas Ramadhipa melalui laman resmi Astra-Honda.

    “Saya tidak ingin membandingkan diri saya dengan pembalap lain. Tahun ini, lawan terbesar saya adalah diri saya sendiri.”

    Menatap Double Race yang Krusial

    Berada di barisan depan adalah keuntungan masif di Catalunya. Memasuki Tikungan 1 (Turn 1) setelah start di sirkuit ini sangat berisiko tinggi akan terjadinya kecelakaan karambol. Dengan memulai dari P3, Ramadhipa memiliki visibilitas yang bersih dan peluang besar untuk langsung memimpin rombongan atau masuk ke ritme slipstreaming grup pimpinan lomba.

    Ajang Moto3 Junior Catalunya 2026 akan menyajikan format Double Race pada hari Minggu (24/5/2026). Race 1 dijadwalkan berlangsung pada pukul 16.00 WIB, sementara Race 2 akan digeber pada pukul 19.00 WIB. Kedua balapan tersebut akan menempuh jarak 14 putaran.

    Mampukah Kiandra Ramadhipa menerjemahkan posisi start sempurnanya menjadi kepingan trofi? Mari kita doakan dan saksikan kiprah sang Garuda Muda di tanah Spanyol!

    HASIL KUALIFIKASI MOTO3 JUNIOR CATALUNYA 2026 (Top 18)

    1. Fernando BUJOSA (AC RACING TEAM) – 1:48.228
    2. Leonardo ZANNI (Momoven Racing) – +0.089
    3. Kiandra RAMADHIPA (Honda Asia-Dream Junior) – +0.156
    4. Guillem PLANQUES (Momoven Racing) – +0.205
    5. Carlos CANO (CFMOTO Aspar Junior Team) – +0.284
    6. Yaroslav KARPUSHIN (CFMOTO Aspar Junior Team) – +0.434
    7. Giulio PUGLIESE (CFMOTO Aspar Junior Team) – +0.527
    8. Kerman TINEZ (Team Monlau Motul) – +0.529
    9. Kiattisak SINGHAPONG (Honda Asia-Dream Junior) – +0.576
    10. Kgopotso MONONYANE (AGR Team) – +0.708
    11. Enzo BELLON (CIP Green Power Junior Team) – +0.758
    12. Leonardo ABRUZZO (Team FPS Laglisse) – +0.768
    13. Travis BORG (Team Monlau Motul) – +0.921
    14. Marianos NIKOLIS (Team Monlau Motul) – +1.055
    15. Ryota OGIWARA (Asia Talent Team) – +1.241
    16. Kristian DANIEL JR (American Talent Team – Gryd Racing) – +1.491
    17. David GONZÁLEZ (AC RACING TEAM) – +1.518
    18. David DA COSTA (JEG Take Off GP) – +3.848

    <p>[AFFILIATE name=”Helm Full Face RX7 SNI / Marquez White dengan harga” price=”Rp 285.000.” url=”https://s.shopee.co.id/3g0e7OQx9O?share_channel_code=1″ image=”https://down-id.img.susercontent.com/file/id-11134207-7r98o-llczuglc6bor53@resize_w900_nl.webp” platform=”Shopee”]</p>

  • Fenomena Veda Ega di Mugello 2026: The Doctor Terkesima, Uriarte Tebar Ancaman Perang!

    Fenomena Veda Ega di Mugello 2026: The Doctor Terkesima, Uriarte Tebar Ancaman Perang!

    Mugello 2026 telah menjadi saksi bisu lahirnya bintang baru yang mencuri perhatian dunia. Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, berhasil menorehkan sejarah gemilang dengan mengamankan posisi start keempat (P4) di ajang Moto3 Grand Prix Italia. Sebuah pencapaian yang mengejutkan banyak pihak, bahkan legendanya sendiri.

    Pujian Sang Legenda, Valentino Rossi

    Tak tanggung-tanggung, performa impresif Veda Ega langsung memantik decak kagum dari sang legenda hidup MotoGP, Valentino Rossi. The Doctor, yang dikenal jarang memberikan pujian mudah, disebut-sebut sangat terkesima melihat talenta dan kecepatan Veda di lintasan ikonik Mugello. Ini adalah pengakuan luar biasa dari ikon balap motor dunia, menggarisbawahi betapa istimewanya bakat Veda.

    Tantangan Terbuka dari Brian Uriarte

    Namun, di tengah euforia pujian, muncul rivalitas panas yang siap membakar sirkuit. Pembalap ambisius, Brian Uriarte, secara terbuka melayangkan tantangan kepada Veda. Uriarte menyatakan kesiapannya untuk berduel sengit di trek, menandakan bahwa persaingan di Moto3 2026 akan semakin memanas dan penuh drama yang patut dinantikan.

    Masa Depan Cerah Veda Ega Pratama

    Posisi P4 ini bukan sekadar angka, melainkan indikasi kuat potensi Veda Ega Pratama untuk menjadi kekuatan dominan di masa depan. Dengan dukungan penuh dan mental juara yang mulai terlihat, Veda siap melangkah lebih jauh, membawa nama Indonesia terbang tinggi di kancah balap motor internasional. Dunia menanti aksi selanjutnya dari talenta muda ini.

    Untuk Anda yang terinspirasi oleh semangat balap Veda Ega dan ingin merasakan sensasi keamanan serta kenyamanan layaknya pembalap profesional, pastikan perlengkapan berkendara Anda selalu prima. Melindungi tangan adalah prioritas, apalagi saat memacu adrenalin di jalanan dengan penuh gaya dan percaya diri.

    [AFFILIATE name=”Komine GK220 Glove Promo Touchscreen Racing” price=”Rp 284.999.” url=”https://s.shopee.co.id/8pikGuOcHT?share_channel_code=1″ image=”https://down-id.img.susercontent.com/file/id-11134201-23020-zwvkrnlhf2nv40@resize_w900_nl.webp” platform=”Shopee”]