Tag: Moto3 Hungaria 2026

  • Bangkit dari Penalti, Veda Pratama Amankan P15 di Moto3 Hungaria yang Penuh Drama

    Bangkit dari Penalti, Veda Pratama Amankan P15 di Moto3 Hungaria yang Penuh Drama

    BUDAPEST, Skorakhir.comVeda Ega Pratama menunjukkan mental pantang menyerah pada balapan Moto3 GP Hungaria 2026. Di tengah balapan yang dipenuhi kecelakaan, penalti, dan red flag pada lap terakhir, pembalap muda Indonesia itu berhasil menyelesaikan lomba di posisi ke-15 sekaligus membawa pulang satu poin berharga dari Sirkuit Balaton Park.

    Awal Menjanjikan untuk Veda

    Sejak lampu start padam, Veda tampil cukup kompetitif di tengah ketatnya persaingan kelas Moto3. Saat sejumlah pembalap mulai terlibat insiden pada fase awal balapan, Veda mampu menjaga ritmenya dan tetap berada dalam kelompok yang bersaing di zona poin.

    Ketika balapan memasuki lap ketiga dari total 20 putaran, pembalap bernomor motor 9 tersebut bahkan sempat bertahan di posisi ke-10. Posisi itu membuka peluang besar baginya untuk meraih hasil terbaik sepanjang akhir pekan di Hungaria.

    Penalti Mengubah Jalannya Balapan

    Namun perjuangan Veda tidak berjalan mulus. Race Direction menjatuhkan hukuman Long Lap Penalty (LLP) kepada pembalap Indonesia tersebut.

    Hukuman itu langsung memberikan dampak besar. Setelah menjalani long lap penalty, Veda kehilangan banyak posisi dan terlempar ke urutan ke-17.

    Situasi semakin sulit karena persaingan di grup belakang berlangsung sangat rapat. Kesalahan sekecil apa pun bisa membuat pembalap kehilangan beberapa posisi sekaligus.

    Memasuki lap ke-14, posisi Veda kembali turun ke P18. Pada saat itu, peluang untuk finis di zona poin terlihat semakin berat.

    Tetap Bertahan di Tengah Balapan Penuh Insiden

    Di saat Veda berusaha mengejar ketertinggalan, satu per satu pembalap mulai berguguran. Balapan yang berlangsung di Balaton Park memang sejak awal dipenuhi insiden.

    Guido Pini menjadi korban pertama pada lap pembuka. Tak lama kemudian Hakim Danish dan Ruché Moodley juga harus mengakhiri balapan lebih cepat setelah terlibat tabrakan.

    Daftar pembalap yang gagal finis bertambah ketika Nicola Carraro mengalami crash pada lap ke-10.

    Meski kondisi lintasan dan persaingan berlangsung sangat agresif, Veda mampu menjaga konsentrasi serta menghindari berbagai insiden yang terjadi di sekelilingnya.

    <p>[AFFILIATE name=”Helm Full Face RX7 SNI / Marquez White dengan harga” price=”Rp 285.000.” url=”https://s.shopee.co.id/3g0e7OQx9O?share_channel_code=1″ image=”https://down-id.img.susercontent.com/file/id-11134207-7r98o-llczuglc6bor53@resize_w900_nl.webp” platform=”Shopee”]</p>

    Kesabaran Veda Berbuah Poin

    Momen yang mengubah segalanya terjadi pada lap terakhir. Saat rombongan depan bertarung sengit memperebutkan posisi, kecelakaan besar terjadi di Tikungan 12 dan 13.

    David Muñoz, Brian Uriarte, dan Vicente Perez terlibat insiden yang menyebabkan ketiganya gagal menyelesaikan balapan. Race Direction pun mengibarkan Red Flag untuk menghentikan lomba.

    Di tengah kekacauan tersebut, perjuangan Veda akhirnya membuahkan hasil. Posisinya yang sebelumnya berada di urutan ke-18 naik beberapa tingkat setelah sejumlah pembalap di depannya tersingkir.

    Saat hasil akhir ditetapkan, Veda Ega Pratama resmi finis di posisi ke-15 dan berhasil mengamankan satu poin penting untuk Indonesia.

    Mental Petarung Jadi Kunci

    Hasil P15 mungkin tidak terlihat mencolok di atas kertas. Namun melihat jalannya balapan, pencapaian tersebut menunjukkan ketangguhan mental Veda.

    Setelah sempat berada di posisi 10 besar, menerima long lap penalty, turun hingga P18, dan menghadapi balapan yang penuh kecelakaan, Veda tetap mampu bertahan hingga garis akhir dan memanfaatkan setiap peluang yang muncul.

    Di tengah salah satu balapan Moto3 paling kacau musim 2026, Veda Ega Pratama membuktikan bahwa menyerah bukanlah pilihan. Satu poin dari Hungaria menjadi hadiah atas perjuangan panjang yang ia tunjukkan sepanjang balapan.

    <p>[AFFILIATE name=”Topi Snapback Import Redbull Unisex Hat Baseball Cap ” price=”Rp 169.250.” url=”https://s.shopee.co.id/4AwuiEn8XB?share_channel_code=1″ image=”https://down-id.img.susercontent.com/file/id-11134207-7r98q-lzzuhoc18cgw37@resize_w900_nl.webp” platform=”Shopee”]</p>

  • Nasib Veda Pratama Kena Long Lap Penalty Jelang Race Day Moto3 Hungaria

    Nasib Veda Pratama Kena Long Lap Penalty Jelang Race Day Moto3 Hungaria

    BALATON, SKORAKHIR.COM – Kabar kurang menguntungkan menimpa pembalap kebanggaan Indonesia, Veda Ega Pratama, menjelang balapan utama (Race) Moto3 Hungaria 2026 di Sirkuit Balaton Park, Minggu (7/6/2026). Pihak FIM Stewards secara resmi menjatuhkan hukuman Long Lap Penalty (LLP) kepada penunggang motor Honda Team Asia tersebut menyusul insiden pelanggaran regulasi pada sesi Kualifikasi 2 (Q2) hari Sabtu kemarin.

    Sanksi disiplin ini dipastikan akan menambah beban Veda yang sejatinya sudah berhasil mengamankan posisi start yang cukup strategis di baris ketiga (P9) untuk balapan utama sore ini.

    Kronologi Insiden Melaju Lambat di Tikungan 5

    Berdasarkan laporan resmi dari Panel Stewards FIM, Veda Ega Pratama dinilai bersalah karena melaju terlalu lambat (slow riding) tepat di atas racing line (jalur balap optimal). Tindakan cruising tersebut terjadi di area pengereman Tikungan 5 Sirkuit Balaton Park pada menit-menit krusial sesi Q2.

    Kondisi tersebut dinilai sangat berbahaya dan terbukti mengganggu ritme pembalap lain (di antaranya rombongan pembalap beraliansi KTM) yang sedang melakukan putaran cepat (flying lap). Sesuai dengan regulasi FIM Moto3 musim 2026 yang semakin ketat terhadap perilaku slow riding demi alasan keselamatan, Stewards langsung mengganjar Veda dengan hukuman wajib melewati jalur Long Lap pada balapan hari Minggu.

    Beban Ganda dan Ujian Mental ‘The Rocket Boy’

    Hukuman Long Lap Penalty ini ibarat pil pahit bagi Veda. Memulai balapan dari P9 sejatinya memberikan peluang emas baginya untuk langsung menempel rombongan depan sejak lap pertama. Namun, dengan adanya kewajiban menjalani LLP—yang biasanya memakan waktu ekstra sekitar 2 hingga 3 detik—Veda dipastikan akan terlempar ke barisan tengah atau belakang pada paruh awal balapan.

    Manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, dituntut untuk segera merombak strategi. Veda tidak lagi bisa membalap dengan ritme konservatif. Ia harus tampil agresif (mode menekan penuh) sejak lampu start padam untuk menciptakan jarak aman sebelum masuk ke jalur penalti, atau harus siap bertarung habis-habisan membelah rombongan (traffic) setelah keluar dari Long Lap.

    Menguji Keampuhan Taktik Late Braking

    Situasi tertinggal akibat penalti ini akan menjadi panggung ujian sesungguhnya bagi mentalitas dan ketangguhan fisik Veda. Sebagai pembalap yang dijuluki master late braking (pengereman telat), Veda harus mengeksploitasi seluruh kemampuannya di area tikungan teknis Balaton Park demi menebus waktu yang terbuang.

    Meski peluang untuk meraih podium kini menjadi jauh lebih sulit dan terjal, balapan di kelas Moto3 selalu menjanjikan drama yang tak terduga. Jika Veda mampu menjaga manajemen ban dan terhindar dari insiden selepas menjalani hukuman, peluang untuk mencuri poin krusial di Hungaria tetap terbuka lebar.

    <p>[AFFILIATE name=”Topi Snapback Import Redbull Unisex Hat Baseball Cap ” price=”Rp 169.250.” url=”https://s.shopee.co.id/4AwuiEn8XB?share_channel_code=1″ image=”https://down-id.img.susercontent.com/file/id-11134207-7r98q-lzzuhoc18cgw37@resize_w900_nl.webp” platform=”Shopee”]</p>

  • Analisis Peluang Podium Veda Pratama dari Baris Ketiga Moto3 Hungaria

    Analisis Peluang Podium Veda Pratama dari Baris Ketiga Moto3 Hungaria

    BALATON, SKORAKHIR.COM – Pembalap kebanggaan Indonesia, Veda Ega Pratama, diyakini memiliki peluang yang sangat realistis untuk merebut podium pada balapan utama Moto3 Hungaria 2026 di Sirkuit Balaton Park, Minggu (7/6/2026). Memulai perlombaan dari posisi start kesembilan (P9), penunggang motor Honda Team Asia ini telah menyiapkan taktik khusus untuk merusak dominasi barisan depan yang saat ini dikuasai oleh armada pabrikan KTM.

    Keberhasilan Veda mengunci posisi di baris ketiga (third row) pada sesi kualifikasi Q2 dengan catatan waktu 1 menit 46,845 detik menjadi modal krusial. Dalam kelas Moto3 yang sangat kompetitif, start dari P9 sering kali memberikan keuntungan taktis yang lebih baik dibandingkan berada di baris tengah atau belakang.

    Keuntungan Taktis Start dari P9

    Sirkuit Balaton Park memiliki karakteristik tikungan pertama (Turn 1) yang cukup sempit. Memulai balapan dari 10 besar akan menghindarkan Veda dari risiko terjebak dalam “pusaran” kecelakaan karambol yang kerap terjadi akibat agresivitas pembalap di lap-lap awal.

    Selain itu, posisi P9 menempatkan The Rocket Boy tepat di belakang rombongan pemimpin balapan seperti David Almansa dan Maximo Quiles. Ini adalah titik pantau yang sempurna bagi Veda. Ia tidak perlu membuang energi untuk memimpin balapan dan membelah angin sendirian di awal lomba, melainkan cukup menempel ketat lawan dan memanfaatkan slipstream (mencuri angin) di trek lurus.

    <p>[AFFILIATE name=”Helm Full Face RX7 SNI / Marquez White dengan harga” price=”Rp 285.000.” url=”https://s.shopee.co.id/3g0e7OQx9O?share_channel_code=1″ image=”https://down-id.img.susercontent.com/file/id-11134207-7r98o-llczuglc6bor53@resize_w900_nl.webp” platform=”Shopee”]</p>

    Senjata Rahasia: Manajemen Ban dari Sesi FP2

    Salah satu faktor yang membuat peluang podium Veda semakin terang adalah data telemetri dari sesi Latihan Bebas (FP2). Saat pembalap lain sibuk memburu catatan waktu tunggal tercepat (time attack), Veda Ega Pratama menghabiskan sebagian besar waktunya untuk melakukan simulasi kecepatan balap (race pace) menggunakan ban bekas.

    Sirkuit Balaton Park yang baru masuk ke dalam kalender kejuaraan memiliki aspal yang sangat abrasif. Menjelang 5 lap terakhir balapan, mayoritas pembalap diprediksi akan mengalami penurunan daya cengkeram (grip) belakang secara drastis. Jika Veda mampu menjaga ritme dan menghemat usia bannya pada paruh pertama balapan, ia akan memiliki cengkeraman mekanis yang jauh lebih superior saat melakukan manuver penyalipan di putaran-putaran krusial penentu podium.

    Mematahkan Kepungan KTM Lewat ‘Late Braking’

    Tantangan terberat Veda untuk meraih podium besok adalah kesenjangan kecepatan puncak (top speed) antara motor Honda NSF250RW miliknya dengan deretan motor beraliansi KTM yang mendominasi 8 besar starting grid.

    Untuk menutupi kelemahan mesin di lintasan lurus, Veda dipastikan akan mengeksploitasi teknik late braking (pengereman telat) ekstrem yang menjadi ciri khas gaya balapnya. Veda sangat lihai menunda titik pengereman lebih dalam dibanding rival-rival Eropanya ketika memasuki sektor teknis yang sarat dengan chicane (tikungan ganda).

    Dengan kombinasi kesabaran manajemen ban, taktik slipstream yang efisien, dan serangan late braking mematikan di lap-lap akhir, menyodok ke posisi tiga besar dan merengkuh podium perdananya di tanah Eropa bukanlah sekadar mimpi siang bolong bagi Veda Ega Pratama.

    <p>[AFFILIATE name=”Topi Snapback Import Redbull Unisex Hat Baseball Cap ” price=”Rp 169.250.” url=”https://s.shopee.co.id/4AwuiEn8XB?share_channel_code=1″ image=”https://down-id.img.susercontent.com/file/id-11134207-7r98q-lzzuhoc18cgw37@resize_w900_nl.webp” platform=”Shopee”]</p>

  • Hasil Q2 Moto3 Hungaria 2026: Veda Pratama Amankan Start Posisi 9

    Hasil Q2 Moto3 Hungaria 2026: Veda Pratama Amankan Start Posisi 9

    BALATON, SKORAKHIR.COM – Pembalap kebanggaan Indonesia, Veda Ega Pratama, sukses mengamankan posisi start kesembilan (P9) pada sesi Kualifikasi 2 (Q2) Moto3 Hungaria 2026 di Sirkuit Balaton Park, Sabtu (6/6/2026). Sementara itu, pole position berhasil direbut oleh pembalap asal Spanyol, David Almansa, yang mencatatkan waktu putaran tercepat 1 menit 45,686 detik.

    Hasil kualifikasi ini menjadi modal yang sangat berharga bagi Veda untuk menatap balapan utama (Race Day) hari Minggu besok. Memulai balapan dari baris ketiga (third row) memberinya peluang besar untuk langsung merangsek ke barisan depan dan menghindari risiko kecelakaan karambol di tikungan pertama.

    Strategi Cerdas Veda di Tengah Kepungan KTM

    Sesi Q2 di Balaton Park berjalan dengan intensitas yang sangat tinggi. Sejak menit awal, barisan pembalap bermesin KTM langsung mendominasi papan waktu. Namun, Veda Ega Pratama yang membela tim Honda Team Asia tidak gentar. Ia tampil tenang dan secara bertahap mempertajam catatan waktunya.

    Pada putaran terbaiknya, Veda menorehkan waktu 1 menit 46,845 detik, terpaut +1,159 detik dari peraih pole position. Catatan waktu ini cukup untuk mengunci posisi ke-9. Lebih membanggakannya lagi, Veda menjadi pembalap bermesin Honda tercepat kedua di sesi ini, hanya kalah dari Jesus Rios (Rivacold Snipers) yang berada di P5. Veda sukses mengungguli pembalap Honda sarat pengalaman lainnya seperti Joel Kelso (P10).

    Keberhasilan menembus baris ketiga ini membuktikan bahwa adaptasi Veda di sirkuit baru seperti Balaton Park berjalan sangat progresif, terutama setelah ia melakukan simulasi race pace dengan ban bekas pada sesi Practice sebelumnya.

    Dominasi Mutlak Barisan Depan Milik KTM

    Sementara Veda berjuang keras mengamankan posisi 10 besar, pertarungan perebutan pole position mutlak menjadi milik armada KTM. David Almansa dari tim LM-D Intact GP tampil tanpa cela, mematahkan limit lintasan dengan waktu 1:45.686.

    Posisi kedua diamankan oleh Maximo Quiles (CFMOTO Aspar) yang hanya berselisih sangat tipis +0,064 detik dari Almansa. Melengkapi baris terdepan, ada nama Brian Uriarte (Red Bull KTM Ajo) di posisi ketiga dengan catatan waktu 1:46.323.

    Kesenjangan waktu yang cukup jauh (hampir 0,6 detik) antara pembalap di posisi kedua dan ketiga menunjukkan betapa superiornya pace Almansa dan Quiles pada kualifikasi sore ini.

    <p>[AFFILIATE name=”Topi Snapback Import Redbull Unisex Hat Baseball Cap ” price=”Rp 169.250.” url=”https://s.shopee.co.id/4AwuiEn8XB?share_channel_code=1″ image=”https://down-id.img.susercontent.com/file/id-11134207-7r98q-lzzuhoc18cgw37@resize_w900_nl.webp” platform=”Shopee”]</p>

    Rekap Top 10 Hasil Q2 Moto3 Hungaria 2026

    Berikut adalah daftar 10 pembalap tercepat hasil Kualifikasi (Q2) Moto3 Hungaria di Sirkuit Balaton Park:

    Pos No Rider Team Bike Best Lap Gap
    1 22 David Almansa LM-D Intact GP KTM 1:45.686 0.000
    2 28 Maximo Quiles CFMOTO Aspar KTM 1:45.750 +0.064
    3 51 Brian Uriarte Red Bull KTM Ajo KTM 1:46.323 +0.637
    4 73 Valentin Perrone Red Bull KTM Tech3 KTM 1:46.371 +0.685
    5 54 Jesus Rios Rivacold Snipers HONDA 1:46.410 +0.724
    6 21 Rico Salmela Red Bull KTM Tech3 KTM 1:46.475 +0.789
    7 97 Marco Morelli CFMOTO Aspar KTM 1:46.541 +0.855
    8 85 Adrian Cruces CIP Green Power KTM 1:46.617 +0.931
    9 9 Veda Pratama Honda Team Asia HONDA 1:46.845 +1.159
    10 66 Joel Kelso GRYD – Mlav Racing HONDA 1:46.862 +1.176

    Dengan posisi start dari baris ketiga (P9), Veda Ega Pratama memiliki peluang emas untuk melakukan manuver late braking andalannya di lap-lap awal. Mampukah The Rocket Boy menembus dominasi KTM dan merengkuh poin maksimal besok? Mari kita saksikan aksi balapan utamanya!

     

    <p>[AFFILIATE name=”Helm Full Face RX7 SNI / Marquez White dengan harga” price=”Rp 285.000.” url=”https://s.shopee.co.id/3g0e7OQx9O?share_channel_code=1″ image=”https://down-id.img.susercontent.com/file/id-11134207-7r98o-llczuglc6bor53@resize_w900_nl.webp” platform=”Shopee”]</p>

     

  • Hasil FP2 Moto3 Hungaria 2026: Quiles Tercepat, Veda Pratama P20

    Hasil FP2 Moto3 Hungaria 2026: Quiles Tercepat, Veda Pratama P20

    BALATON, SKORAKHIR.COM – Sesi Free Practice 2 (FP2) kelas Moto3 Grand Prix Hungaria 2026 di Sirkuit Balaton Park telah rampung digelar pada Sabtu (6/6/2026). Pembalap andalan CFMoto Aspar Team, Maximo Quiles, sukses mencatatkan waktu tercepat dengan torehan 1 menit 45,148 detik. Sementara itu, pembalap kebanggaan Indonesia, Veda Ega Pratama, harus puas menempati posisi ke-20 dengan catatan waktu 1 menit 47,019 detik.

    Hasil sesi latihan bebas kedua ini menjadi indikator penting bagi para pembalap dan tim mekanik untuk mematangkan setup motor (pengaturan suspensi dan gearbox) sebelum memasuki sesi penentuan kualifikasi (Q1/Q2) pada sore harinya.

    Dominasi Maximo Quiles Cetak Lap Sensasional

    Performa Maximo Quiles pada sesi FP2 ini benar-benar tidak tersentuh oleh para rivalnya. Memacu motor bermesin KTM, pembalap muda asal Spanyol tersebut mampu mencetak putaran yang sangat clean dan agresif.

    Catatan waktu 1:45.148 yang diraih Quiles menciptakan jarak (gap) waktu yang sangat masif, hampir berselisih 1,7 detik lebih cepat dari barisan pembalap di posisi belasan. Kecepatan puncaknya di trek lurus Balaton Park serta keberaniannya melakukan pengereman telat di sektor terakhir menjadi kunci utama dominasi absolut Quiles pada sesi pemanasan ini.

    <p>[AFFILIATE name=”Helm Full Face RX7 SNI / Marquez White dengan harga” price=”Rp 285.000.” url=”https://s.shopee.co.id/3g0e7OQx9O?share_channel_code=1″ image=”https://down-id.img.susercontent.com/file/id-11134207-7r98o-llczuglc6bor53@resize_w900_nl.webp” platform=”Shopee”]</p>

    Evaluasi Veda Pratama dan ‘Derby Nusantara’ di Barisan Tengah

    Bagi Veda Ega Pratama, hasil di posisi ke-20 (P20) pada sesi FP2 ini menunjukkan bahwa tim Honda Team Asia masih berjuang keras mencari grip (daya cengkeram) optimal pada ban belakang motor Honda NSF250RW miliknya.

    Kendati hanya berada di urutan ke-20, Veda yang menorehkan waktu 1:47.019 masih tampil lebih solid dibandingkan beberapa nama besar lainnya. Ia berhasil mengungguli Scott Ogden (P21) dan memenangkan duel gengsi sesama pembalap Asia Tenggara melawan Hakim Danish. Pembalap andalan Malaysia yang menunggangi motor KTM tersebut harus puas berada di P22 dengan catatan waktu 1:47.132, terpaut sekitar 0,113 detik di belakang Veda.

    Sesi FP2 sering kali digunakan oleh para pembalap, termasuk Veda, untuk melakukan simulasi kecepatan balap (race pace) menggunakan ban bekas (used tires) ketimbang memburu flying lap dengan ban baru. Fokus utama The Rocket Boy saat ini adalah menjaga ritme agar siap bertarung habis-habisan di sesi Kualifikasi sore nanti.

    Rekap Papan Bawah Hasil FP2 Moto3 Hungaria 2026

    Berikut adalah cuplikan data klasemen catatan waktu pembalap pada sesi FP2 Moto3 Hungaria 2026 di Sirkuit Balaton Park:
    Sumber: Spotv

    Patut dinantikan apakah Veda Ega Pratama mampu memperbaiki setup motornya dan mempertajam catatan waktu untuk mengamankan posisi start yang ideal pada babak Kualifikasi Moto3 Hungaria sore ini.