Tag: SkorAkhir

  • Mulai dari P13 di Mugello, Veda Ega Pratama Siap Tempur dan Incar Poin di Moto3 Italia 2026!

    Mulai dari P13 di Mugello, Veda Ega Pratama Siap Tempur dan Incar Poin di Moto3 Italia 2026!

    MUGELLO – Babak kualifikasi kedua (Q2) Moto3 Grand Prix Italia 2026 di Sirkuit Mugello baru saja rampung. Sorotan pencinta balap tanah air tertuju pada pembalap muda andalan Indonesia, Veda Ega Pratama. Menunggangi motor bernomor start 9 milik Honda Team Asia, Veda dipastikan bakal memulai balapan utama dari posisi ke-13 (baris kelima) setelah mencatatkan performa yang solid di tengah kepungan rider-rider Eropa.

    Sesi Q2 kali ini dipimpin oleh pembalap Spanyol, David Almansa (22), yang sukses menyabet pole position dengan catatan waktu terbaik 1 menit 54.862 detik. Menyusul di posisi kedua ada pembalap muda Malaysia, Hakim Danish (13), dan Joel Kelso (66) di urutan ketiga.

    <p>[AFFILIATE name=”AHRS GLOVES – AHRS Gloves Black Hux – Touch Screen Compatible” price=”Rp 265.000.” url=”https://s.shopee.co.id/7VDMhfEWJi?share_channel_code=1″ image=”https://down-id.img.susercontent.com/file/sg-11134201-824i3-me57p42s7vnoa7.webp” platform=”Shopee”]</p>

    Modal Bagus untuk Aksi Comeback di Trek Lurus Mugello

    Memulai balapan dari P13 jelas menjadi tantangan tersendiri bagi Veda. Namun, sirkuit Mugello dikenal memiliki karakter unik dengan lintasan lurus (main straight) sepanjang 1,1 kilometer. Karakter trek seperti ini sangat mengandalkan strategi slipstream (mencuri angin di belakang pembalap lain).

    Bagi Veda yang punya gaya balap agresif namun kalkulatif, posisi di baris kelima ini sebenarnya sangat strategis. Jika berhasil melakukan start yang bersih dan langsung masuk ke rombongan tengah, peluang Veda untuk merangsek ke zona 10 besar atau bahkan bersaing berebut poin tertinggi sangat terbuka lebar.

    Veda akan berada di baris start yang sama dengan pembalap Jepang berpengalaman, Ryusei Yamanaka (P11), dan rookie bertalenta Álvaro Carpe (P12). Pengalaman bertarung ketat di grup ini bakal jadi kunci penting bagi Veda sejak lap pertama.

    Starting Grid Moto3 Mugello (Minggu, 31 Mei 2026)

    Berikut adalah susunan lengkap baris start untuk Race Day besok sebagai panduan kamu menonton aksi Veda Ega:

    Pos No Pembalap Tim / Motor
    1 22 David Almansa Liqui Moly Dynavolt Intact GP (KTM)
    2 13 Hakim Danish Aeon Credit – MT Helmets – MSi (KTM)
    3 66 Joel Kelso Gryd – MLav Racing (Honda)
    4 51 Brian Uriarte Red Bull KTM Ajo (KTM)
    5 54 Jesús Ríos Rivacold Snipers Team (Honda)
    6 78 Joel Esteban LevelUp – MTA (KTM)
    7 64 David Muñoz Liqui Moly Dynavolt Intact GP (KTM)
    8 97 Marco Morelli CFMoto Aspar Team (KTM)
    9 31 Adrián Fernández Leopard Racing (Honda)
    10 19 Scott Ogden CIP Green Power (KTM)
    11 6 Ryusei Yamanaka Aeon Credit – MT Helmets – MSi (KTM)
    12 83 Álvaro Carpe Red Bull KTM Ajo (KTM)
    13 9 Veda Pratama Honda Team Asia (Honda)
    14 8 Eddie O’Shea Gryd – MLav Racing (Honda)
    15 28 Máximo Quiles CFMoto Aspar Team (KTM)
    16 73 Valentín Perrone Red Bull KTM Tech3 (KTM)
    17 18 Matteo Bertelle LevelUp – MTA (KTM)
    18 14 Cormac Buchanan Code Motorsports (KTM)


    <p>[AFFILIATE name=”Helm Full Face RX7 SNI / Marquez White dengan harga” price=”Rp 285.000.” url=”https://s.shopee.co.id/3g0e7OQx9O?share_channel_code=1″ image=”https://down-id.img.susercontent.com/file/id-11134207-7r98o-llczuglc6bor53@resize_w900_nl.webp” platform=”Shopee”]</p>

    Prediksi Balapan: Kelas Moto3 selalu menyuguhkan drama hingga tikungan terakhir. Dengan modal posisi start ke-13, Veda Ega Pratama punya semua modal yang dibutuhkan untuk memberikan kejutan di Mugello besok. Mari kita dukung penuh local hero kita agar bisa mengibarkan Merah Putih!

  • Hasil Q2 Moto3 Italia 2026: David Almansa Sabet Pole Position, Veda Pratama Mengintai dari P13

    Hasil Q2 Moto3 Italia 2026: David Almansa Sabet Pole Position, Veda Pratama Mengintai dari P13

    SKORAKHIR.COM, MUGELLO – Tensi tinggi langsung menyelimuti Sirkuit Mugello dalam sesi Kualifikasi Kedua (Q2) Moto3 Grand Prix Italia 2026, Sabtu (30/5/2026). Pembalap andalan Liqui Moly Dynavolt Intact GP, David Almansa, sukses mengunci posisi start terdepan (pole position) setelah mencatatkan waktu lap fantastis di detik-detik terakhir sesi.

    Almansa mencetak waktu putaran terbaik 1 menit 54,862 detik demi mengamankan grid terdepan pada balapan hari Minggu esok. Sesi kualifikasi ini menyajikan drama time attack yang sangat ketat, di mana selisih waktu antarpembalap di barisan depan sangat tipis.

    Kejutan Hakim Danish dan Joel Kelso di Baris Depan

    David Almansa tidak melenggang sendirian dengan mudah. Pembalap muda berbakat asal Malaysia, Hakim Danish, yang bernaung di bawah bendera Aeon Credit – MT Helmets – MSi, tampil luar biasa impresif sepanjang sesi. Pembalap serumpun kita ini sukses mengamankan posisi start kedua (P2) setelah sempat memimpin catatan waktu di pertengahan sesi.

    Melengkapi baris depan (front row), ada pembalap asal Australia, Joel Kelso (Gryd – MLav Racing), yang berhasil mengamankan tempat ketiga (P3) menggunakan mesin pacuan Hondanya.

    Di baris kedua, pembalap Red Bull KTM Ajo, Brian Uriarte, akan memimpin dari posisi ke-4, diikuti oleh Jesús Ríos (Rivacold Snipers Team) di posisi ke-5, dan Joel Esteban di urutan ke-6.

    Sementara itu, salah satu pembalap favorit tuan rumah, David Muñoz, harus puas mengawali balapan dari barisan ketiga (P7). Muñoz gagal memaksimalkan putaran terakhirnya setelah terjebak kepadatan lalu lintas pembalap lain (traffic) di sektor pamungkas Mugello yang mengalir cepat.

    <p>[AFFILIATE name=”Helm Full Face RX7 SNI / Marquez White dengan harga” price=”Rp 285.000.” url=”https://s.shopee.co.id/3g0e7OQx9O?share_channel_code=1″ image=”https://down-id.img.susercontent.com/file/id-11134207-7r98o-llczuglc6bor53@resize_w900_nl.webp” platform=”Shopee”]</p>

    Peluang Comeback Veda Pratama dari Baris Kelima (P13)

    Kabar menarik datang dari pembalap masa depan Indonesia, Veda Ega Pratama. Setelah melalui perjuangan dramatis sejak sesi latihan bebas hari Jumat, pembalap andalan Honda Team Asia ini akan memulai balapan utama esok hari dari posisi ke-13 (P13) atau baris kelima.

    Memulai balapan dari baris kelima di sirkuit sepanjang 5,2 km ini bukanlah akhir dari segalanya. Karakter sirkuit Mugello yang legendaris justru sangat mendukung aksi comeback. Lintasan lurus utama (main straight) Mugello yang membentang sepanjang 1,1 kilometer adalah surga bagi para pembalap yang andal memanfaatkan teknik slipstream (memanfaatkan aliran angin di belakang motor pembalap lain untuk menambah kecepatan).

    Dengan modal sejarah manis sapu bersih kemenangan ganda (double victory) di sirkuit ini saat masih berlaga di Red Bull Rookies Cup tahun lalu, serta catatan podium bersejarah yang ia raih sebagai rookie di Brasil musim ini, Veda diprediksi akan langsung agresif sejak lap pertama untuk merangsek masuk ke zona poin dan barisan depan.

    STARTING GRID RACE DAY MOTO3 MUGELLO 2026 (Top 18)

    Berikut adalah susunan posisi start resmi hasil kualifikasi Q2 Moto3 Italia 2026 untuk balapan hari Minggu, 31 Mei 2026:

    Pos No Pembalap Tim / Motor
    1 22 David Almansa Liqui Moly Dynavolt Intact GP (KTM)
    2 13 Hakim Danish Aeon Credit – MT Helmets – MSi (KTM)
    3 66 Joel Kelso Gryd – MLav Racing (Honda)
    4 51 Brian Uriarte Red Bull KTM Ajo (KTM)
    5 54 Jesús Ríos Rivacold Snipers Team (Honda)
    6 78 Joel Esteban LevelUp – MTA (KTM)
    7 64 David Muñoz Liqui Moly Dynavolt Intact GP (KTM)
    8 97 Marco Morelli CFMoto Aspar Team (KTM)
    9 31 Adrián Fernández Leopard Racing (Honda)
    10 19 Scott Ogden CIP Green Power (KTM)
    11 6 Ryusei Yamanaka Aeon Credit – MT Helmets – MSi (KTM)
    12 83 Álvaro Carpe Red Bull KTM Ajo (KTM)
    13 9 Veda Pratama Honda Team Asia (Honda)
    14 8 Eddie O’Shea Gryd – MLav Racing (Honda)
    15 28 Máximo Quiles CFMoto Aspar Team (KTM)
    16 73 Valentín Perrone Red Bull KTM Tech3 (KTM)
    17 18 Matteo Bertelle LevelUp – MTA (KTM)
    18 14 Cormac Buchanan Code Motorsports (KTM)

    <p>[AFFILIATE name=”AHRS GLOVES – AHRS Gloves Black Hux – Touch Screen Compatible” price=”Rp 265.000.” url=”https://s.shopee.co.id/7VDMhfEWJi?share_channel_code=1″ image=”https://down-id.img.susercontent.com/file/sg-11134201-824i3-me57p42s7vnoa7.webp” platform=”Shopee”]</p>

    Catatan: Balapan utama Moto3 Italia 2026 (18 Lap) akan dilangsungkan pada hari Minggu, 31 Mei 2026 mulai pukul 16.00 WIB.

  • Kabar Buruk! Kapten Jay Idzes Absen FIFA Matchday Juni 2026 Akibat Cedera Tumit

    Kabar Buruk! Kapten Jay Idzes Absen FIFA Matchday Juni 2026 Akibat Cedera Tumit

    SKORAKHIR.COM – Badai cedera menghantam lini pertahanan Timnas Indonesia menjelang agenda penting FIFA Matchday Juni 2026. Sang kapten tangguh, Jay Idzes, dipastikan absen membela skuad Garuda dalam laga uji coba internasional melawan Oman (5 Juni) dan Mozambik (9 Juni) karena masih berkutat dengan pemulihan cedera.

    Kabar ini tentu menjadi pukulan telak bagi pelatih kepala John Herdman, mengingat pengaruh besar Idzes baik secara taktis di lapangan maupun kepemimpinan di ruang ganti.

    Kronologi Cedera: Masalah Tumit yang Kambuh

    Bek tangguh berusia 25 tahun andalan klub Serie A, Sassuolo, tersebut sejatinya sudah bermasalah sejak awal Mei lalu. Gangguan pada tumitnya memaksa Idzes absen dalam dua pertandingan krusial bersama Sassuolo di bawah asuhan Fabio Grosso. Sepanjang musim 2025-2026, ia sebenarnya tampil sangat konsisten dengan mencatatkan 35 penampilan di kompetisi domestik Italia.

    Harapan sempat membubung tinggi ketika Idzes diturunkan dan bermain pada laga pekan terakhir Serie A melawan Parma. Namun, keputusan tersebut tampaknya terlalu berisiko. Cedera tumitnya kembali kambuh di tengah pertandingan, memaksa tim medis menariknya keluar pada babak kedua demi mencegah kerusakan jaringan yang lebih parah.

    Melalui akun media sosial pribadinya, Jay Idzes menyampaikan rasa kekecewaan yang mendalam karena harus melewatkan kesempatan memperkuat Garuda, sekaligus menjelaskan alasan logis di balik keputusannya.

    “Mengecewakan tidak bisa bersama tim kali ini. Tapi kadang-kadang keputusan terbaik adalah untuk mundur mengambil langkah pencegahan, dan memastikan kalian siap menghadapi yang di depan. Semoga sukses, anak-anak, selalu mendukung dari kejauhan,” tulis Jay Idzes dengan bijak.

    Melimpah Opsi: Kedalaman Sektor Bek Tengah Timnas Indonesia

    Meskipun kehilangan sang kapten adalah kerugian besar secara taktis, John Herdman beruntung karena sektor pertahanan Indonesia saat ini memiliki kedalaman skuad (squad depth) yang sangat mewah. Untuk mengarungi dua laga uji coba di bulan Juni, Herdman masih memiliki fondasi kokoh untuk menerapkan skema andalannya, yakni formasi tiga bek sejajar.

    Trisula pertahanan utama diprediksi akan dihuni oleh kombinasi tangguh: Rizky Ridho, Justin Hubner, dan Elkan Baggott. Rizky Ridho, yang juga menjabat sebagai salah satu wakil kapten utama, memiliki peluang paling besar untuk mengenakan ban kapten guna memimpin rekan-rekannya di lapangan.

    Selain trio andalan tersebut, tim pelatih juga masih mengantongi nama-nama pelapis berkualitas tinggi yang siap diturunkan kapan saja, seperti Brian Fatari, Muhammad Ferarri, dan Wahyu Prasetyo.

    Tak hanya itu, Herdman juga dimanjakan oleh kehadiran pemain-pemain serbabisa (versatile) yang memiliki kemampuan mumpuni untuk digeser sebagai bek tengah darurat, seperti Kevin Diks dan Calvin Verdonk. Fleksibilitas taktis ini menjamin lini pertahanan Garuda tetap kokoh dan kompetitif menghadapi tantangan internasional di bulan Juni.

    Daftar Sisa Stok Bek Tengah Timnas Indonesia (Provisional Skuad):

    • Brian Fatari
    • Elkan Baggott
    • Justin Hubner
    • Muhammad Ferarri
    • Rizky Ridho
    • Wahyu Prasetyo

    <p>[AFFILIATE name=”Kelme Jersey Timnas Home Short Sleeve Player Issue 2026 + Free Special Gift Box …” price=”Rp 1.449.000.” url=”https://s.shopee.co.id/1Vw4kkeHFw?share_channel_code=1, https://down-id.img.susercontent.com/file/id-11134275-822wl-mlpxnb8afpc52c@resize_w900_nl.webp” image=”https://down-id.img.susercontent.com/file/id-11134275-822wl-mlpxnb1l6mf5ae@resize_w900_nl.webp” platform=”Shopee”]</p>

  • Kejutan di Stadion Madya! Sinyal Naturalisasi  Luke Vickery Serta Debut Mathew Baker di Tim Senior

    Kejutan di Stadion Madya! Sinyal Naturalisasi Luke Vickery Serta Debut Mathew Baker di Tim Senior

    SKORAKHIR.COM – Atmosfer pemusatan latihan (TC) Timnas Indonesia di Stadion Madya, Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (30/5/2026), mendadak riuh oleh kehadiran beberapa wajah baru yang mengejutkan. Dalam sesi internal game yang digelar tertutup tersebut, pelatih kepala John Herdman memamerkan amunisi keturunan baru yang diproyeksikan bakal menjadi pilar masa depan skuad Garuda.

    Nama-mana seperti Luke Vickery, Mitchell Baker, dan sang talenta muda yang sudah akrab di telinga publik, Mathew Baker, langsung mencuri perhatian sejak peluit pertama dibunyikan.

    Duel Saudara di Tim Merah-Putih

    Sesi internal game kali ini membagi skuad Garuda ke dalam dua kubu, yaitu Tim Merah dan Tim Putih. Menariknya, duo Baker—Mathew Baker dan Mitchell Baker—langsung dipasangkan di kubu yang sama, memperkuat lini pertahanan dan penyerangan Tim Merah.

    Sementara itu, Luke Vickery diplot untuk memperkuat Tim Putih. Kehadiran mereka di atas lapangan langsung memberikan warna baru dalam skema permainan taktis cepat yang sedang dibangun oleh Herdman untuk menghadapi kerasnya turnamen regional mendatang.

    Langkah Berani John Herdman untuk Mathew Baker

    Sosok Mathew Baker tentu bukan nama asing lagi bagi pencinta sepak bola nasional. Pemain keturunan Indonesia-Australia ini sebelumnya telah menjadi andalan dan pahlawan di lini belakang Timnas Indonesia U-17 serta U-19.

    Namun, pemanggilan Baker ke pemusatan latihan senior kali ini adalah murni keputusan berani dari pelatih kepala, John Herdman. Pelatih asal Kanada itu tampaknya sangat kepincut dengan ketenangan, visi bermain, serta ketangguhan bek serba bisa berusia 17 tahun tersebut. Herdman ingin menguji sejauh mana mentalitas dan kapabilitas Baker jika dihadapkan pada intensitas fisik dan tekanan di level Timnas Senior.

    Belum Disumpah, Sinyal Naturalisasi Makin Kuat

    Berbeda dengan Mathew Baker yang sudah resmi memegang paspor Indonesia, status Luke Vickery dan Mitchell Baker sejauh ini masih belum sah sebagai Warga Negara Indonesia (WNI). Keduanya diketahui belum menjalani sumpah janji setia sebagai warga negara.

    Namun, kehadiran fisik mereka di Jakarta selama masa pemusatan latihan Timnas Indonesia kali ini menjadi indikasi kuat bahwa proses administrasi perpindahan kewarganegaraan mereka sedang berjalan di belakang layar. Keduanya tampak dipersiapkan untuk segera menjalani proses naturalisasi dalam waktu dekat.

    Secara taktis, kedua pemain ini menawarkan profil yang sangat dibutuhkan Timnas. Mitchell Baker bertindak sebagai penyerang tengah (center forward) modern dengan postur kokoh yang andal dalam menahan bola dan menyelesaikan peluang. Di sisi lain, Luke Vickery adalah seorang winger murni yang dibekali kecepatan eksplosif serta kelincahan tinggi untuk mengobrak-abrik sektor sayap pertahanan lawan.

    Persaingan Brutal Menuju Piala AFF 2026

    Kehadiran para pemain keturunan baru ini dipastikan bakal membuat pusing John Herdman dalam menentukan komposisi terbaik. Pasalnya, proses seleksi menuju Piala AFF 2026 dipastikan akan sangat ketat karena regulasi turnamen yang hanya memperbolehkan setiap tim membawa maksimal 26 nama pemain saja.

    Satu hal yang menjadi tantangan berat bagi Herdman adalah ketidakpastian skuad terbaiknya. Piala AFF yang tidak masuk dalam kalender resmi FIFA membuat para pemain pilar yang merumput di benua Eropa—seperti Calvin Verdonk dan kolega—hampir pasti absen karena tidak mendapatkan izin rilis dari klub masing-masing.

    Alhasil, John Herdman harus memutar otak dan dipastikan akan mengandalkan mayoritas pemain berbakat yang berlaga di kompetisi domestik (Liga 1) dikombinasikan dengan darah muda potensial seperti Mathew Baker serta calon pemain naturalisasi baru untuk bertarung memperebutkan takhta tertinggi sepak bola Asia Tenggara akhir tahun nanti.

    <p>[AFFILIATE name=”Kelme Jersey Timnas Home Short Sleeve Player Issue 2026 + Free Special Gift Box …” price=”Rp 1.449.000.” url=”https://s.shopee.co.id/1Vw4kkeHFw?share_channel_code=1, https://down-id.img.susercontent.com/file/id-11134275-822wl-mlpxnb8afpc52c@resize_w900_nl.webp” image=”https://down-id.img.susercontent.com/file/id-11134275-822wl-mlpxnb1l6mf5ae@resize_w900_nl.webp” platform=”Shopee”]</p>

  • ‘Menggendong’ Honda Team Asia: Tiket Q2 Dramatis Veda Ega Pratama dan Magis Mugello

    ‘Menggendong’ Honda Team Asia: Tiket Q2 Dramatis Veda Ega Pratama dan Magis Mugello

    SKORAKHIR.COM – Harapan besar kini berada di pundak pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama. Setelah sempat terseok-seok pada sesi awal, pembalap berjuluk The Rocket Boy tersebut sukses menunjukkan aksi penyelamatan gemilang di detik-detik terakhir sesi Practice Moto3 Italia 2026 di Sirkuit Mugello, Jumat (29/5/2026) untuk mengamankan tiket lolos langsung ke Kualifikasi 2 (Q2).

    Lompatan posisi yang diraih Veda tidak hanya menyelamatkan mukanya setelah hasil buruk di Catalunya, tetapi juga membuktikan peran vitalnya sebagai tulang punggung utama skuad Honda Team Asia yang dimanajeri oleh legenda balap, Hiroshi Aoyama.

    Drama Detik Terakhir: Dari P22 Melesat ke 10 Besar

    Jalannya sesi Practice pertama Moto3 di Mugello bukanlah perkara mudah bagi Veda. Sejak awal sesi, ia tampak kesulitan menemukan kecocokan setup motor Honda NSF250RW miliknya dengan aspal Mugello yang menuntut kestabilan tinggi di kecepatan ekstrem.

    Veda bahkan sempat terjebak di barisan belakang, berputar-putar di kisaran posisi ke-20 dan sempat melorot hingga peringkat ke-22. Dengan sisa waktu yang makin menipis, bayang-bayang kegagalan lolos langsung ke Q2—seperti yang ia alami pada seri sebelumnya di Barcelona-Catalunya—mulai membayangi.

    Namun, mentalitas The Rocket Boy berbicara di momen kritis. Saat bendera kotak-kotak kuning-hitam hampir dikibarkan, Veda melakukan time attack pamungkas yang sangat agresif. Melalui perhitungan angin (slipstream) yang presisi di trek lurus Mugello sepanjang 1,1 km, Veda berhasil mencatatkan waktu lap fantastis 1 menit 56,305 detik.

    Catatan waktu tersebut seketika melontarkannya dari P22 langsung ke posisi kesembilan (P9) di hasil akhir Practice. Selisih waktunya pun sangat tipis, hanya terpaut 0,493 detik dari sang pembalap tercepat, Scott Ogden. Keberhasilan menembus 14 besar ini memastikan Veda lolos otomatis ke Q2 tanpa harus melalui babak Q1 yang melelahkan.

    ‘Menggendong’ Honda Team Asia dan Magis Mugello

    Performa heroik Veda sekali lagi menegaskan statusnya sebagai penyelamat tim. Di saat rekan setimnya di Honda Team Asia masih berjuang keras mencari kecepatan dasar di barisan belakang, Veda kembali ‘menggendong’ tim ini sendirian agar tetap kompetitif di papan atas grid kejuaraan dunia.

    Sirkuit Mugello sendiri sebenarnya bukan sirkuit asing bagi pembalap asal Gunungkidul ini. Lintasan ini menyimpan memori yang sangat manis dalam karier balapnya. Pada musim lalu, saat masih berkompetisi di ajang Red Bull MotoGP Rookies Cup, Veda tampil sangat dominan di Mugello dengan melakukan sapu bersih kemenangan (double victory). Karakter sirkuit yang mengalir deras (flowing) dan cepat tampaknya sangat cocok dengan gaya balap Veda yang rapi namun berani menembus limit.

    Evaluasi Hiroshi Aoyama Jelang Kualifikasi

    Meskipun Veda berhasil lolos ke Q2 dengan cara yang dramatis, manajemen tim menyadari masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan agar performa The Rocket Boy bisa konsisten sejak lap pertama hingga bendera finis dikibarkan pada balapan hari Minggu nanti.

    Manajer tim Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, menegaskan bahwa fokus utama kru mekanik saat ini adalah memberikan paket motor yang lebih stabil untuk kualifikasi dan jarak balapan penuh (race distance).

    “Untuk Veda, kami ingin meningkatkan konsistensi kecepatannya dan terus menyempurnakan pengaturan motor menjelang kualifikasi dan balapan,” tutur Hiroshi Aoyama melalui rilis resmi tim.

    Jadwal Sisa Moto3 Italia 2026 (WIB)

    Berikut adalah jadwal krusial perebutan posisi start dan balapan utama di Sirkuit Mugello:

    Sabtu, 30 Mei 2026

    • 17.45 – 18.00 WIB: Kualifikasi 1 (Q1)
    • 18.10 – 18.25 WIB: Kualifikasi 2 (Q2) – Aksi Veda Ega Pratama

    Minggu, 31 Mei 2026

    • 16.00 WIB: Balapan Utama Moto3 (18 Lap)

    Dengan bekal kenangan manis sapu bersih tahun lalu dan kepastian start dari posisi strategis melalui Q2, mari kita dukung penuh perjuangan Veda Ega Pratama untuk kembali mengibarkan bendera Merah Putih di podium tertinggi Mugello!

    Untuk para penggemar balap yang ingin merasakan semangat lintasan, keamanan adalah yang utama. Pastikan kepala Anda terlindungi dengan helm berkualitas tinggi yang memberikan perlindungan maksimal sekaligus tampilan gaya para juara.

    [AFFILIATE name=”Helm Full Face RX7 SNI / Marquez White dengan harga” price=”Rp 285.000.” url=”https://s.shopee.co.id/3g0e7OQx9O?share_channel_code=1″ image=”https://down-id.img.susercontent.com/file/id-11134207-7r98o-llczuglc6bor53@resize_w900_nl.webp” platform=”Shopee”]

  • Amankan Tiket Q2! Veda Ega Pratama Siap Berburu Posisi Start Terbaik di Moto3 Italia 2026

    Amankan Tiket Q2! Veda Ega Pratama Siap Berburu Posisi Start Terbaik di Moto3 Italia 2026

    SKORAKHIR.COM – Kabar gembira datang dari panggung Grand Prix Italia di Sirkuit Mugello. Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, dipastikan lolos langsung ke sesi Kualifikasi 2 (Q2) Moto3 Italia 2026 yang akan berlangsung pada Sabtu (30/5/2026).

    Keberhasilan ini menjadi modal yang sangat krusial bagi Veda untuk mengamankan posisi start terbaik menjelang balapan utama pada hari Minggu. Di kelas Moto3 yang terkenal sangat rapat, memulai balapan dari barisan depan adalah kunci penting untuk menghindari kerumunan pembalap di tikungan pertama.

    Lompatan Performa Fantastis Sejak Hari Jumat

    Tiket otomatis ke Q2 ini berhasil diraih Veda berkat penampilan kompetitifnya pada sesi Practice hari Jumat (29/5/2026). Performa Veda menunjukkan grafik perkembangan yang luar biasa jika dibandingkan dengan sesi latihan bebas pertama (FP1).

    Pada sesi pembuka FP1, pembalap andalan Honda Team Asia asal Gunungkidul ini sempat kesulitan menemukan ritme terbaiknya di sirkuit cepat Mugello dan harus tercecer di posisi ke-20.

    Namun, evaluasi cepat yang dilakukan bersama tim mekanik membuahkan hasil manis pada sesi berikutnya. Veda berhasil memangkas catatan waktunya secara signifikan, menembus posisi 10 besar, dan mengakhiri sesi di peringkat kesembilan. Catatan waktu terbaiknya hanya terpaut 0,493 detik dari pembalap tercepat, Scott Ogden.

    Keuntungan Lolos Langsung ke Q2

    Finis di posisi kesembilan pada sesi Practice gabungan membuat Veda berhak mendapatkan tiket lolos langsung ke Q2 tanpa harus kelelahan bertarung di Q1 terlebih dahulu. Ini adalah keuntungan fisik dan mental yang besar, mengingat suhu udara di Mugello akhir pekan ini cukup menguras tenaga.

    Kini, fokus penuh Veda adalah menjaga konsistensi performa motornya di sesi Q2. Jika ia mampu mengeksploitasi kecepatan motor Hondanya dengan maksimal, peluang untuk memulai balapan dari barisan depan (Front Row) terbuka sangat lebar.

    Jadwal Sisa Moto3 Italia 2026 (WIB)

    Bagi para pencinta motorsport di tanah air, berikut adalah jadwal lengkap sesi kualifikasi dan balapan utama Moto3 Italia 2026 di Sirkuit Mugello:

    Sabtu, 30 Mei 2026

    • 17.45 – 18.00 WIB: Kualifikasi 1 (Q1)
    • 18.10 – 18.25 WIB: Kualifikasi 2 (Q2) – Aksi Veda Ega Pratama

    Minggu, 31 Mei 2026

    • 16.00 WIB: Balapan Utama Moto3 (18 Lap)

    Mari kita kirimkan doa dan dukungan terbaik agar Veda Ega Pratama mampu tampil maksimal di sesi kualifikasi malam nanti dan meraih hasil podium pada balapan hari Minggu!

    Untuk para penggemar balap yang ingin merasakan semangat lintasan, keamanan adalah yang utama. Pastikan kepala Anda terlindungi dengan helm berkualitas tinggi yang memberikan perlindungan maksimal sekaligus tampilan gaya para juara.

    [AFFILIATE name=”Helm Full Face RX7 SNI / Marquez White dengan harga” price=”Rp 285.000.” url=”https://s.shopee.co.id/3g0e7OQx9O?share_channel_code=1″ image=”https://down-id.img.susercontent.com/file/id-11134207-7r98o-llczuglc6bor53@resize_w900_nl.webp” platform=”Shopee”]

  • Sengit di Mugello! Veda Ega Pratama Tempati P21 di FP2 Moto3 Italia 2026

    Sengit di Mugello! Veda Ega Pratama Tempati P21 di FP2 Moto3 Italia 2026

    Sesi Latihan Bebas Kedua (FP2) Moto3 Italia 2026 di Sirkuit ikonik Mugello, Sabtu (30/5/2026), menjadi bukti betapa brutalnya persaingan di kelas ringan kejuaraan dunia. Pembalap muda andalan Indonesia, Veda Ega Pratama, harus puas mengakhiri sesi di posisi ke-21 setelah melewati drama fluktuasi catatan waktu yang sangat ketat hingga menit-menit terakhir.

    Mugello yang terkenal dengan trek lurus panjang dan rangkaian tikungan cepat (high-speed corners) menuntut presisi tingkat tinggi serta strategi slipstream yang cerdas. Veda sebenarnya mengawali sesi dengan modal dan sinyal yang sangat menjanjikan.

    Sempat Tembus 10 Besar di Awal Sesi

    Pada paruh pertama sesi, Veda yang mengendarai motor Honda milik Honda Team Asia tampil impresif dan langsung menemukan ritmenya. Pembalap asal Gunungkidul ini sempat merangsek naik ke posisi ke-11.

    Tak butuh waktu lama, Veda kembali mempertajam catatan waktunya dan sukses mendobrak barisan 10 besar dunia. Performa impresif di awal sesi ini menunjukkan bahwa baseline setup motor Veda sebenarnya sudah berada di jalur yang benar untuk menaklukkan sirkuit sepanjang 5,2 kilometer ini.

    Duel Ketat Serumpun dengan Hakim Danish

    Namun, karakteristik Moto3 yang selalu menyajikan traffic padat membuat posisi pembalap sangat dinamis. Saat sesi menyisakan 12 menit, posisi Veda perlahan melorot hingga ke peringkat 17. Di saat yang sama, rival serumpunnya asal Malaysia, Hakim Danish, merangkak naik ke posisi ke-12.

    Ketegangan meningkat memasuki tujuh menit terakhir. Veda melakukan push kembali untuk memperbaiki torehan waktunya. Upaya tersebut membuahkan hasil dengan melesatnya Veda ke posisi ke-13, tepat berada di depan Hakim Danish.

    Aksi saling balas posisi antara dua talenta Asia ini terus berlanjut hingga lima menit menjelang bubar. Hakim Danish sempat menyodok ke urutan ke-11 sebelum kembali melorot ke P13. Sementara itu, Veda yang terjebak di tengah kepadatan pembalap lain kembali kehilangan momentum dan turun ke peringkat ke-16.

    Menit Akhir yang Chaos, Alvaro Carpe Tercepat

    Saat bendera chequered dikibarkan menandakan sesi berakhir, strategi time attack massal dari para pembalap veteran merubah total peta papan waktu. Veda Ega Pratama harus puas mengakhiri FP2 di posisi ke-21, sedangkan Hakim Danish berada sedikit di depannya di urutan ke-17.

    Di barisan terdepan, pembalap muda Spanyol, Alvaro Carpe, keluar sebagai yang tercepat. Carpe merebut posisi pertama secara dramatis di dua menit terakhir dengan torehan waktu fantastis 1 menit 55,052 detik. Posisi kedua ditempati oleh Ruche Moodley, sementara pembalap asal Finlandia, Rico Salmela, melengkapi urutan tiga besar.

    Meskipun harus start analisis dari P21 di sesi FP2 ini, peluang Veda masih terbuka lebar. Sesi kualifikasi esok hari akan menjadi penentu sejati, dan sejarah membuktikan bahwa Veda adalah tipe pembalap yang selalu mampu melakukan comeback luar biasa saat balapan utama.

    [AFFILIATE name=”Sarung Tangan Kulit Bikers Roadrace Sunmori Kulit Domba” price=”Rp 225.000.” url=”https://s.shopee.co.id/4LGHCVfdjR?share_channel_code=1″ image=”https://down-id.img.susercontent.com/file/id-11134207-7r98p-lzya1mw69zha37.webp” platform=”Shopee”]

  • Veda Ega Pratama: Sang Fenomena Muda di Lintasan Balap Dunia

    Veda Ega Pratama: Sang Fenomena Muda di Lintasan Balap Dunia

    SKORAKHIR.COM – Veda Ega Pratama bukan sekadar pembalap; ia adalah simbol transformasi bakat Indonesia yang mampu menembus hegemoni Eropa. Pemuda asal Wonosari, Gunungkidul ini telah menapaki jalan yang sangat panjang sebelum akhirnya berdiri di grid balap Moto3 World Championship 2026 sebagai salah satu rookie paling diperhitungkan di dunia.

    Akar yang Kuat: Warisan dari Sang Ayah

    Darah balap Veda mengalir dari sang ayah, Sudarmono, seorang mantan pembalap nasional legendaris. Veda sudah mengenal lintasan balap bahkan sebelum ia bisa mengendarai motor dengan benar. Sejak usia dini, Sudarmono telah menanamkan disiplin ketat. Perjalanan Veda dimulai dari kejuaraan daerah (Kejurda) menggunakan motor-motor kecil (Minibike), di mana ia menunjukkan keberanian yang tidak dimiliki pembalap lain seusianya.

    Melejit Melalui Program Pembibitan Nasional (AHRT)

    Veda adalah bukti keberhasilan ekosistem pembibitan yang dibangun Astra Honda Racing Team (AHRT). Ia masuk ke dalam program yang sistematis, di mana fisiknya dilatih oleh pelatih atlet profesional dan mentalnya dibentuk melalui simulator balap serta analisis telemetri sejak dini. Veda tidak hanya mengandalkan insting, ia belajar memahami data teknis motor sejak remaja, yang menjadi fondasi kekuatannya saat ini.

    Era Dominasi Asia: IATC 2023 yang Legendaris

    Nama Veda Ega Pratama meledak di kancah internasional saat ia berkompetisi di ajang Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) 2023. Jika balap motor biasanya berakhir dengan selisih sepersekian detik, Veda seringkali memenangkan balapan dengan margin yang jauh di depan. Ia berhasil menjadi juara umum IATC 2023 dengan rekor kemenangan yang sangat impresif, membuktikan bahwa ia telah melampaui level pembalap Asia pada umumnya.

    Kawah Candradimuka: Red Bull MotoGP Rookies Cup

    Langkah besar Veda berlanjut saat ia terpilih masuk dalam ajang bergengsi Red Bull MotoGP Rookies Cup, tempat di mana talenta-talenta terbaik dunia disaring untuk masuk ke ajang MotoGP. Puncak pencapaian Veda di ajang ini terjadi pada musim 2025, di mana ia berhasil mengunci posisi Runner-up (Juara 2) di klasemen akhir.

    Menjadi pembalap Indonesia pertama yang mampu konsisten di papan atas dalam format balapan satu motor (KTM RC 250 R) ini adalah sejarah baru. Ia bertarung dengan talenta-talenta terbaik dari Eropa, Amerika, dan Australia di lintasan ikonik seperti Jerez, Le Mans, hingga Mugello. Pengalaman inilah yang mematangkan insting predatornya dalam melakukan overtake krusial di tikungan terakhir.

    Debut Moto3 2026: Sensasi Podium di Brasil

    Tahun 2026 menjadi titik balik monumental dalam karier Veda. Menjalani debut penuh sebagai rookie di ajang Moto3 World Championship, Veda langsung memberikan kejutan besar bagi publik balap internasional. Puncaknya, ia berhasil mencatatkan prestasi sensasional dengan meraih podium di seri Brasil.

    Keberhasilan Veda naik ke atas podium sebagai pendatang baru di kompetisi yang sangat ketat ini membuktikan bahwa adaptasinya terhadap motor Moto3 berjalan dengan luar biasa cepat. Podium di Brasil ini bukan hanya sekadar bukti skill, tetapi juga menjadi validasi bahwa Veda kini menjadi salah satu rookie paling ditakuti oleh para pembalap veteran di grid Moto3.

    Transisi ke Panggung Eropa dan Masa Depan

    Kini, Veda menghadapi tantangan yang lebih brutal di Eropa. Fokusnya adalah adaptasi total terhadap karakter aspal yang unik dan gaya balap yang agresif. Veda memiliki paket lengkap yang dicari oleh tim balap besar dunia: kemampuan analitis untuk memberikan feedback teknis, mentalitas baja yang bangkit setelah crash, dan ketahanan fisik yang mumpuni.

    Veda Ega Pratama saat ini sedang dalam fase krusial untuk mengasah potensinya. Jika konsistensi ini tetap terjaga, bukan mustahil dalam beberapa tahun ke depan kita akan melihat bendera Merah Putih berkibar di podium tertinggi ajang Moto3 World Championship. Ia bukan sekadar pembalap, ia adalah masa depan Indonesia di MotoGP.

    <p>[AFFILIATE name=”Helm Full Face RX7 SNI / Marquez White dengan harga” price=”Rp 285.000.” url=”https://s.shopee.co.id/3g0e7OQx9O?share_channel_code=1″ image=”https://down-id.img.susercontent.com/file/id-11134207-7r98o-llczuglc6bor53@resize_w900_nl.webp” platform=”Shopee”]</p>

  • Nyaris Podium! Perjuangan Heroik Kiandra Ramadhipa di Race 1 Moto3 Junior Catalunya 2026

    Nyaris Podium! Perjuangan Heroik Kiandra Ramadhipa di Race 1 Moto3 Junior Catalunya 2026

    SKORAKHIR.COM – Race 1 Moto3 Junior World Championship di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Minggu (24/5/2026), menyajikan tontonan kelas dunia yang memacu adrenalin. Dalam kondisi lintasan yang cerah dengan suhu trek mencapai 32°C, pembalap muda Indonesia, Kiandra Ramadhipa, tampil luar biasa meski harus menghadapi duel sengit dalam rombongan besar.

    Jalannya Balapan: Duel 14 Lap yang Brutal

    Start dari posisi ke-3, Ramadhipa sempat mengalami kesulitan di tikungan pertama dan turun ke posisi ke-7. Namun, rider Honda Asia-Dream Junior ini menunjukkan ketenangannya. Memasuki lap ke-2, ia mulai merangkak naik ke posisi 5. Balapan berlangsung sangat ketat di mana 10 pembalap terdepan hanya terpaut jarak total 1 detik, menciptakan barisan panjang yang sangat berisiko.

    Pertarungan terus berfluktuasi. Ramadhipa sempat turun-naik antara posisi ke-5 hingga ke-8 di tengah persaingan dengan Pugliese, Cano, dan Zanni. Momen krusial terjadi pada lap ke-11; Ramadhipa mulai menemukan ritme terbaiknya, naik ke posisi ke-5, dan memanfaatkan insiden crash yang menimpa pole sitter, Fernando Bujosa.

    Puncak drama terjadi pada lap ke-12 hingga 14. Dengan agresif, Ramadhipa berhasil melakukan overtake atas Carlos Cano untuk naik ke posisi ke-4. Pada lap ke-13, ia bahkan menembus posisi 2 besar! Di lap terakhir, Ramadhipa sempat memimpin balapan, namun ketatnya persaingan membuat posisinya sempat terdorong ke posisi 3 dan 5.

    Setelah 14 lap yang melelahkan, Leonardo Zanni keluar sebagai pemenang. Kiandra Ramadhipa akhirnya menyentuh garis finis di posisi ke-5 dengan selisih waktu yang sangat tipis, hanya 0,144 detik dari sang pemenang. Hasil ini menjadi bukti kelas dunia bagi Ramadhipa di debut Moto3 Junior-nya.

    Lap ke-13 pack terdepan Cuma 5 Pebalap dimana Rama ada di P2. Lap terakhir Ramadhipa Memimpin, namun setelah itu sempat turun ke P3 dan P5. Dan setelah 14 Lap, Zanni Tampil Sebagai Pemenang Race 1 Moto3 Junior Catalunya 2026 sementara Kiandra Ramadhipa Yang sempat memimpin awal lap terakhir finish P5 dengan Jarak Hanya 0,144 detik dari Zanni

    Debut Moto3 Junior dan Memori Manis Catalunya

    Bagi Muhammad Kiandra Ramadhipa, balapan ini adalah pembuktian nyata setelah promosi dari kelas European Talent Cup (ETC) musim lalu. Sirkuit Catalunya pun kembali membuktikan diri sebagai lintasan “ramah” bagi Ramadhipa, mengingat di sinilah ia meraih salah satu kemenangan epiknya tahun lalu.

    Ziven Rozul dan Lompatan ke Eropa

    Selain Ramadhipa, perhatian tertuju pada Ziven Rozul Abiy Salim yang memulai debut internasionalnya di kelas Moto4 European Cup bersama tim Leopard Junior. Balapan Moto4 ini sendiri dijadwalkan berlangsung setelah berakhirnya Race 1 Moto3 Junior sebagai bagian dari rangkaian seri pembuka.

    Jadwal Race 2 Moto3 Junior Catalunya 2026

    Jangan lewatkan aksi pamungkas Ramadhipa di Race 2 nanti malam:

    JADWAL (Minggu, 24 Mei 2026):

    • 19.00 WIB: Race 2 – Moto3 Junior (Ramadhipa)

    LINK LIVE STREAMING: Klik di Sini (YouTube FIM Moto Junior)

    <p>[AFFILIATE name=”Helm Full Face RX7 SNI / Marquez White dengan harga” price=”Rp 285.000.” url=”https://s.shopee.co.id/3g0e7OQx9O?share_channel_code=1″ image=”https://down-id.img.susercontent.com/file/id-11134207-7r98o-llczuglc6bor53@resize_w900_nl.webp” platform=”Shopee”]</p>